Plh Sekda Haris Tome Buka Kegiatan Intensifikasi dan Integrasi Pelayanan KB/KR di Kabupaten Gorontalo

KOMPARASI.ID – Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten Gorontalo menggelar kegiatan Intensifikasi dan Integrasi Pelayanan KB/KR di Wilayah Khusus Kabupaten Gorontalo, bertempat di Aula Kantor Desa Parungi, Kec. Boliyohuto, Kabupaten Gorontalo, Kamis (25/7).

Kegiatan ini dibuka oleh Plh. Sekretaris Daerah Kabupaten Gorontalo, Haris Tome. Dalam sambutannya, ia menekankan bahwa kegiatan ini merupakan langkah strategis dan penting dalam upaya pemerintah untuk meningkatkan kualitas pelayanan keluarga berencana dan kesehatan reproduksi di wilayah tersebut.

Baca Juga :  Festival Pesona Danau Limboto, Pendorong Kebangkitan Pariwisata Desa Bihe

“Melalui intensifikasi dan integrasi pelayanan, kita berharap dapat menjangkau lebih banyak masyarakat dan memberikan layanan yang lebih efektif serta efisien,” ujarnya.

Haris Tome menyatakan bahwa program KB memiliki peran vital dalam pembangunan suatu daerah.

Baca Juga :  Restrukturisasi OPD Kabupaten Gorontalo,Langkah Awal Menuju Efisiensi 2027

Program ini tidak hanya berfokus pada pengaturan kelahiran, tetapi juga mencakup aspek-aspek penting lainnya seperti peningkatan kesejahteraan keluarga, pemberdayaan perempuan, serta peningkatan kualitas generasi penerus bangsa.

“Wilayah khusus yang menjadi fokus kegiatan ini memerlukan pendekatan yang lebih intensif dan terintegrasi,” ungkapnya.

Untuk mencapai tujuan dari intensifikasi dan integrasi pelayanan KB/KR di wilayah khusus, diperlukan kerjasama dan sinergi dari berbagai pihak.

Baca Juga :  Sebanyak 438 siswa di Gorontalo Terima Ijazah Kesetaraan

Haris Tome mengajak seluruh jajaran Pemerintah Kabupaten Gorontalo, mulai dari tingkat Kabupaten hingga Desa, untuk memberikan dukungan penuh terhadap program tersebut.

“Saya juga mengapresiasi kerja sama yang telah terjalin dengan BKKBN Provinsi Gorontalo. Dukungan teknis dan operasional dari BKKBN sangat penting dalam menyukseskan program ini,” pungkasnya.