BPS Kabupaten Gorontalo Ungkap Tren Inflasi dan Indikator Tahunan 2024

KOMPARASI.IDBadan Pusat Statistik Kabupaten Gorontalo merilis data terbaru terkait statistik daerah sepanjang 2024. Bertempat di Aula Kantor BPS, Senin, (2/12).

Kegiatan ini menghadirkan sejumlah pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan bertujuan menyampaikan indikator kinerja daerah secara transparan kepada masyarakat.

Kepala BPS Kabupaten Gorontalo, Suparno, menjelaskan bahwa rilis rutin ini bertujuan untuk menyampaikan informasi indikator kinerja daerah kepada masyarakat secara transparan.

Ia menyebutkan bahwa BPS secara konsisten melakukan rilis statistik setiap bulan untuk melaporkan indikator terbaru, termasuk inflasi.

Baca Juga :  Bupati Bone Bolango Tuntut Distribusi Pupuk Lebih Mudah untuk Petani

“Setiap bulan, di hari kerja pertama, kami selalu mengadakan rilis tentang indikator yang kami hasilkan, terutama terkait inflasi. Awal bulan kami mulai menghitung, dan pada bulan berikutnya hasilnya kami laporkan melalui rilis seperti ini. Kami juga mengundang pemangku kepentingan serta masyarakat umum untuk hadir,” jelas Suparno.

Selain inflasi bulanan, BPS Kabupaten Gorontalo juga memaparkan indikator tahunan pada akhir 2024, seperti indikator ketenagakerjaan dan Indeks Pembangunan Manusia (IPM).

Baca Juga :  KPU Gorontalo Gelar Rakor Persiapan Pembentukan KPPS untuk Pilkada 2024

“Di bulan Desember ini, selain rilis bulanan, kami juga menyampaikan beberapa indikator tahunan, seperti indikator ketenagakerjaan dan IPM. Hal ini menjadi bagian penting dari laporan tahunan kami,” katanya.

BPS Kabupaten Gorontalo mencatat bahwa sepanjang 2024, daerah ini mengalami inflasi sebanyak lima kali, yakni pada Maret, April, Mei, September, dan November.

Baca Juga :  KPU Gorontalo Sosialisasi Pendaftaran Pilkada 2024

Tingkat inflasi rata-rata berkisar antara 0,3 persen hingga 0,7 persen.

“Selama setahun ini, kami mencatat lima kali inflasi, yaitu pada Maret, April, Mei, September, dan November. Selebihnya, kami mengalami deflasi atau penurunan harga dibandingkan bulan sebelumnya,” terang Suparno.

Data inflasi dan indikator lainnya diharapkan dapat menjadi panduan bagi pemerintah daerah dan masyarakat dalam memahami kondisi ekonomi Kabupaten Gorontalo, sekaligus mempersiapkan langkah strategis untuk tahun mendatang.