Fikram AZ Salilama: Musda Golkar Harus Menyatukan, Bukan Memecah

KOMPARASI.ID, Politik – Musyawarah Daerah (Musda) ke-XI DPD II Partai Golkar Kota Gorontalo digelar di Grand Q Hotel Gorontalo. (18/12/25)

Kegiatan ini dihadiri jajaran pimpinan dan pengurus Partai Golkar, serta perwakilan sejumlah partai politik lainnya.

Sejumlah pimpinan partai turut hadir, di antaranya PDI Perjuangan, Partai NasDem, Gerindra, PPP, dan partai politik lainnya. Musda juga diikuti oleh pengurus Partai Golkar dari seluruh kabupaten/kota se-Provinsi Gorontalo.

Dalam pidatonya, Fikram AZ Salilama menegaskan bahwa dirinya dan Meyke Camaru tidak boleh dipandang sebagai dua kubu yang saling berhadapan.

Menurutnya, keduanya selama ini justru selalu berjalan beriringan dalam membesarkan Partai Golkar di Kota Gorontalo.

“Jangan pernah melihat sebelah mata saya dan Ibu Meyke. Kami selalu bergandengan tangan untuk membesarkan Golkar. Jika kita tetap bersatu, maka kemenangan akan terus bisa kita pertahankan,” ujar Fikram.

Ia menegaskan, Musda bukanlah ajang untuk memecah belah kader, melainkan momentum konsolidasi dan penguatan partai agar Golkar semakin solid dan berdaya saing ke depan.

“Saya mendukung Ibu Meyke, dan Ibu Meyke juga mendukung saya. Jika hari ini Ibu Meyke yang terpilih, saya siap mendukung sepenuhnya. Begitu juga sebaliknya, jika saya yang dipercaya, insya Allah Ibu Meyke juga akan mendukung. Semua kembali pada keputusan forum Musda hari ini,” tuturnya yang disambut tepuk tangan para peserta.

Fikram juga berharap pelaksanaan Musda ke-XI ini dapat berjalan dengan lancar, tertib, dan menjunjung tinggi nilai-nilai musyawarah, tanpa gesekan maupun konflik antar kader.

“Tidak boleh ada gontok-gontokan. Kita harus sportif dan dewasa dalam berorganisasi,” tegasnya.

Lebih lanjut, Fikram menyampaikan kebanggaannya atas kondisi Partai Golkar Kota Gorontalo yang tetap aman, tenteram, dan solid hingga saat ini, meski dirinya menjabat sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Ketua DPD II.

“Walaupun saya hanya sebagai Plt, saya bangga Golkar Kota Gorontalo sampai hari ini tetap aman, tenteram, dan damai,” ungkapnya.

Ia pun mengajak seluruh kader menjadikan Musda ini sebagai ajang memperkuat persatuan dan membesarkan Partai Golkar, demi menjaga kepercayaan masyarakat dan memperkuat posisi Golkar di Kota Gorontalo ke depan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *