Muswil VI PPP Gorontalo Tetapkan Rekomendasi Strategis, Ketua Wilayah Diputuskan Formatur

KOMPARASI.ID , Politik – Musyawarah Wilayah (Muswil) VI Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Provinsi Gorontalo yang digelar Sabtu (3/1/2026) di Grand Q Hotel Gorontalo menjadi momentum penting bagi partai berlambang Ka’bah tersebut dalam menentukan arah politik ke depan.

Muswil ini tidak hanya menjadi agenda konsolidasi dan pemilihan kepemimpinan wilayah, tetapi juga forum evaluasi kinerja partai di tengah dinamika politik lokal pascapemilu.

Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PPP Gorontalo, Nelson Pomalingo, menyampaikan, laporan pertanggungjawabannya selama menjabat diterima secara bulat oleh seluruh peserta Muswil tanpa catatan.

“Alhamdulillah, laporan pertanggungjawaban saya diterima secara utuh dan tanpa catatan,” kata Nelson.

Selain itu, Muswil VI PPP Gorontalo juga menghasilkan sejumlah rekomendasi strategis.

Baca Juga :  Pasangan IRIS Minta Pendukung Tak Terpancing Hujatan, Fokus Menangkan Pilkada Bone Bolango

Salah satunya adalah dukungan penuh kepada Ketua Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PPP, Mardiono, yang terpilih sebagai ketua umum dalam muktamar.

Rekomendasi berikutnya adalah dukungan kepadanya, Nelson Pomalingo, untuk berkiprah di tingkat Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PPP.

Nelson menilai, pengalamannya selama sekitar 10 tahun berkiprah di Gorontalo menjadi modal penting untuk memberikan kontribusi di tingkat nasional.

Selain itu, Muswil VI PPP Gorontalo juga melahirkan rekomendasi yang mendorong dirinya sebagai calon anggota DPR RI pada pemilu mendatang.

Muswil juga merekomendasikan Awaludin Paweni untuk diusulkan sebagai pengurus melalui mekanisme formatur.

Baca Juga :  Pasangan IRIS Unggul di Quick Count Pilkada Bonebolango

Dalam Muswil tersebut, ditetapkan lima orang formatur yang bertugas menentukan Ketua DPW PPP Gorontalo.

Komposisi formatur terdiri atas satu orang unsur DPP, satu orang unsur DPW, dan tiga orang unsur Dewan Pimpinan Cabang (DPC).

Formatur yang ditetapkan masing-masing berasal dari unsur DPP, yakni Bendahara Umum DPP PPP Imam Fauzan, unsur DPW Nismawati Ilahude, serta unsur DPC, Azan Piola, Rivai Bukusu, dan Awaludin Paweni.

“Ibu Nismawati masuk sebagai formatur karena beliau merupakan senior kami di PPP,” ujar Nelson.

Nelson menjelaskan, mekanisme pemilihan Ketua DPW PPP tidak dilakukan secara langsung dalam forum Muswil, melainkan melalui rapat formatur yang diberikan waktu kerja antara tujuh hingga 20 hari.

“Insya Allah, para formatur akan bekerja sesuai dengan mekanisme dan aturan partai,” katanya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *