KOMPARASI.ID – Kinerja pelayanan perizinan dan kemudahan berusaha di Kabupaten Bone Bolango mengalami peningkatan. Pada penilaian nasional tahun 2025, daerah tersebut memperoleh nilai 87,872 atau naik 6,548 poin dibandingkan tahun sebelumnya.
Capaian itu menempatkan Pemerintah Kabupaten Bone Bolango dalam kategori Kinerja Sangat Baik pada Penilaian Kinerja Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) dan Percepatan Pelaksanaan Berusaha (PPB) yang diselenggarakan Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKPM.
Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Bone Bolango, Dian Susilo Rahadjo Tjarbos, mengatakan nilai tersebut meningkat dari capaian 2024 yang berada di angka 81,324.

“Hasil penilaian tahun ini mencapai 87,872 atau naik 6,548 poin dibandingkan tahun 2024 yang memperoleh nilai 81,324. Alhamdulillah Bone Bolango berhasil meraih predikat Kinerja Sangat Baik,” ujar Dian kepada wartawan, Jumat (31/7/2026).
Menurut Dian, peningkatan nilai tersebut menjadi indikator adanya perbaikan dalam penyelenggaraan pelayanan perizinan dan kemudahan berusaha di Bone Bolango.
Dinilai secara nasional
Dian menjelaskan, penilaian kinerja PTSP dan PPB dilakukan untuk mengukur kinerja pemerintah daerah dalam memberikan pelayanan perizinan sekaligus mempercepat pelaksanaan berusaha.
Penilaian tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah meningkatkan kemudahan investasi di Indonesia sebagaimana amanat Peraturan Pemerintah Nomor 28 Tahun 2025.
Pada tahun 2025, evaluasi dilakukan terhadap 544 pemerintah daerah yang terdiri dari 36 pemerintah provinsi, 415 pemerintah kabupaten, dan 93 pemerintah kota.
Proses penilaian dilakukan melalui beberapa tahapan.
Pemerintah daerah terlebih dahulu mengisi data kinerja PTSP dan PPB melalui mekanisme penilaian mandiri. Data tersebut kemudian diverifikasi dan divalidasi melalui penilaian lapangan oleh surveyor yang ditunjuk Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKPM.
Tahapan selanjutnya meliputi penetapan nomine, penilaian akhir, hingga pemberian penghargaan melalui Anugerah Layanan Investasi (ALI).
Dorong pelayanan lebih transparan
Dian mengatakan kenaikan nilai Bone Bolango tidak terlepas dari pembenahan tata kelola pelayanan perizinan yang dilakukan secara berkelanjutan.
Pembenahan tersebut, kata dia, tidak hanya diarahkan pada percepatan proses pelayanan, tetapi juga mencakup kepastian hukum, transparansi, serta kemudahan akses bagi masyarakat dan pelaku usaha.
“Capaian ini merupakan hasil kerja bersama seluruh perangkat daerah. Kami akan terus meningkatkan kualitas pelayanan agar semakin profesional, transparan, cepat, dan mampu menciptakan iklim investasi yang kondusif sehingga dapat mendorong pertumbuhan ekonomi daerah,” kata Dian.
Ia menegaskan, predikat Kinerja Sangat Baik yang diraih Bone Bolango menjadi dorongan bagi pemerintah daerah untuk mempertahankan sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan publik, khususnya di sektor perizinan dan investasi.
**Cek berita dan artikel terbaru Komparasi.id dengan mengikuti WhatsApp Channel






Leave a Reply