Save 20% off! Join our newsletter and get 20% off right away!

Pemda Bone Bolango Raih Anugerah Terbaik Pengelolaan Layanan Aspirasi dan Pengaduan Online

KOMPARASI.ID – Bonebolango baru-baru ini meraih Anugerah Sistem Pengelolaan pengaduan pelayanan publik Nasional, Layanan Aspirasi dan Pengaduan Online Rakyat, atau dikenal sebagai SP4N-LAPOR.

Prestasi itu diperoleh dari KemenPAN-RB sebagai  yang terbaik di kabupaten/kota se Provinsi Gorontalo, dan  Penghargaan diserahkan di Aula Rumah Jabatan Gubernur Gorontalo pada hari Selasa, (21/5).

 Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Bone Bolango, Misnawaty Wantogia. menyampaikan kabupaten Bonebolango berhasil meraih gelar Kabupaten/Kota Terbaik di Provinsi Gorontalo dari KemenPAN-RB untuk pengelolaan SP4N-LAPOR.

Baca Juga :  Pemprov Gorontalo Alokasikan Rp 9,4 Miliar untuk Bibit Sapi Guna Dukung Peternak Lokal

Menurut Misnawaty Wantogia, di Provinsi Gorontalo hanya Kabupaten Bone Bolango yang meraih penghargaan ini, sehingga berhak mendapatkan hadiah maskot atas penilaian tertinggi pengelolaan SPAN-LAPOR, yaitu Maskot si cantik BELA (BERANI LAPOR).

Baca Juga :  Bupati Nelson Maknai Idul Fitri 1445 Hijriah Momen Silaturahmi Berlandaskan Semangat Kekeluargaan

Dia juga menyatakan bahwa anugerah tersebut diterima oleh Sekretaris Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Bone Bolango, Eriana Pajria Ningsih, didampingi oleh Kepala Bidang Informatika Slamet Warjoko Hulopi bersama beberapa staf Dinas Kominfo dan Bagian Ortala Setda Kabupaten Bone Bolango.

Misnawaty menjelaskan bahwa SP4N-LAPOR sendiri adalah layanan penyampaian semua aspirasi dan pengaduan masyarakat Indonesia. Layanan ini telah terhubung dengan 34 Kementerian, 96 Lembaga, dan 493 Pemerintah daerah di Indonesia.

Baca Juga :  Bupati Merlan Resmi Lantik Aznan Nadjamudin Sebagai Penjabat Sekda

“Alhamdulillah, Kabupaten Bone Bolango menjadi yang terbaik di Provinsi Gorontalo dengan capaian 98 persen dari total 54 pengaduan telah ditindaklanjuti sebanyak 53 pengaduan. Ini merupakan prestasi yang luar biasa dibandingkan dengan kabupaten/kota lain yang jumlah pengaduannya sedikit, namun belum ditindaklanjuti,” tambahnya.