KOMPARASI.ID – Pergantian tahun kerap direduksi menjadi hitungan mundur dan kembang api. Namun malam itu, Grand Q Hotel Gorontalo memilih jalur berbeda.
Ia tidak sekadar menjadi lokasi countdown, melainkan ruang perayaan, ruang cerita, sekaligus ruang jeda dari rutinitas panjang yang melelahkan sepanjang tahun.
Sejak langkah pertama memasuki area hotel, suasana langsung bergeser. Visual Mesir kuno piramida, simbol-simbol ikonik, hingga nuansa magis menyambut tamu tanpa perlu banyak penjelasan.
Ada momen berhenti sejenak, antara takjub dan penasaran, sebelum semua larut dalam tema besar “Mystical of Egypt”.
Malam itu terasa hidup. Musik berdentum berpadu dengan pencahayaan dramatis, menciptakan atmosfer yang imersif, seolah tamu berada di dalam fragmen film bertema Mesir kuno.
Namun suasananya tidak kaku atau eksklusif. Justru mengalir, mengundang siapa pun untuk ikut masuk ke dalam ritme perayaan.
Menariknya, kemeriahan ini dinikmati lintas generasi. Tamu yang lebih dewasa tampak menikmati suasana elegan dan tata artistik yang rapi.
Sementara generasi muda sibuk mengabadikan momen, menikmati musik, dan merayakan pergantian tahun dengan energi penuh.
Tidak ada jarak usia, tidak ada sekat selera. Semua menyatu dalam satu ruang yang sama.
Salah satu momen yang paling mencuri perhatian datang dari penampilan dance Timur Tengah. Namun pertunjukan ini tidak berhenti sebagai tarian tradisional semata.
Aksi dance peti mumi dengan cosplay Egypt yang dibawakan para talent tampil atraktif dan segar.
Koreografinya dipadukan dengan sentuhan tarian modern yang akrab bagi penonton Indonesia, membuat suasana berubah dari sekadar tontonan menjadi pengalaman kolektif.
Tepuk tangan, sorakan, dan gerakan spontan penonton menjadi bagian dari pertunjukan itu sendiri.
Energi acara terasa menyebar ke seluruh sudut hotel. Dari lobi hingga ruang utama, musik mengalun tanpa jeda. Lampu bergerak dinamis, dekorasi tematik hadir konsisten, membuat setiap area terasa memiliki cerita.
Hotel tidak lagi hanya menjadi tempat berkumpul, melainkan ruang bersama untuk menyambut awal yang baru.
Yang paling terasa, konsep Mystical of Egypt tidak hadir sebagai tempelan visual belaka. Tema ini dijalankan secara menyeluruh, dari desain panggung, kostum talent, alur hiburan, hingga transisi acara.
Semuanya terasa menyatu, rapi, dan tidak dipaksakan.
Tanpa tampil berlebihan, Grand Q Hotel Gorontalo seolah ingin menyampaikan satu pesan: hotel bukan sekadar ruang inap, tetapi juga ruang kreatif yang relevan dengan selera zaman.
Di titik ini, tradisi dan modernitas bertemu, budaya dirayakan, dan pengalaman tamu ditempatkan sebagai pusat perhatian.
Malam itu akhirnya usai. Namun kesannya tertinggal. Pergantian tahun di Grand Q Hotel Gorontalo tidak hanya meriah, tetapi juga berbekas menandai langkah menuju fase baru yang lebih berani, lebih segar, dan semakin dekat dengan generasi masa kini.















