Dari Kostum Polisi hingga Pramugari, Cita-cita Anak Bone Bolango Jadi Pesan di Hari Anak Nasional

Hari Anak Nasional diwarnai anak-anak dengan kostum profesi
Hari Anak Nasional diwarnai anak-anak dengan kostum profesi

KOMPARASI.ID – Lapangan Alun-Alun Bone Bolango dipenuhi keceriaan anak-anak saat Pekan Kebudayaan Bone Bolango dirangkaikan dengan peringatan Hari Anak Nasional (HAN) tingkat Kabupaten Bone Bolango, Kamis (23/7/2026).

Beragam kostum profesi dikenakan anak-anak dalam kegiatan tersebut. Ada yang tampil sebagai polisi, dokter, dosen hingga pramugari.

Di balik penampilan itu, Bunda PAUD Kabupaten Bone Bolango Ruwaida Ismet Mile melihat sesuatu yang lebih besar, yakni gambaran cita-cita dan harapan anak-anak terhadap masa depan mereka.

Menurut Ruwaida, setiap anak memiliki mimpi yang perlu mendapatkan dukungan sejak dini. Dukungan tersebut tidak hanya melalui pendidikan, tetapi juga pendampingan dan lingkungan yang positif.

Ia mengaku terharu melihat anak-anak berani mengenakan kostum profesi yang menjadi gambaran cita-cita mereka.

Baca Juga :  Bupati Merlan Berkomitmen Berikan Beasiswa Kuliah Bagi Milenial di Tahun 2025

“Anak-anak yang hari ini masih kecil, Insya Allah kelak akan menjadi penerus dan pejuang bangsa. Mereka akan menjadi apa yang mereka cita-citakan jika kita bersama-sama membimbing dan mendukung mereka,”ujar Ruwaida.

Guru dan Orang Tua Punya Peran Penting

Ruwaida mengatakan perjalanan anak dalam mencapai cita-cita tidak dapat dilepaskan dari peran keluarga dan sekolah.

Guru, kata dia, memiliki peran penting dalam mendampingi proses tumbuh kembang anak. Begitu pula orang tua yang menjadi lingkungan pertama bagi anak dalam memperoleh perhatian, pendidikan, dan pembentukan karakter.

Karena itu, Ruwaida memberikan apresiasi kepada para guru yang selama ini mendidik anak-anak dengan kesabaran dan keikhlasan.

Ia juga menyampaikan penghargaan kepada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Bone Bolango serta seluruh pihak yang terlibat dalam pelaksanaan Pekan Kebudayaan dan peringatan HAN tahun ini.

Baca Juga :  MTQ ke-XII Bone Bolango Resmi Ditutup, Lahirkan Wakil Terbaik Menuju Tingkat Provinsi

“Terima kasih kepada para guru yang telah mendidik anak-anak dengan penuh kesabaran dan keikhlasan. Begitu pula kepada para orang tua yang terus mendampingi dan memberikan perhatian kepada putra-putrinya,”ucapnya.

Menurut Ruwaida, kolaborasi antara sekolah dan keluarga perlu terus diperkuat. Sinergi tersebut dinilai penting agar anak memperoleh pendidikan karakter dan pembinaan yang optimal.

Ia berharap proses tersebut dapat melahirkan generasi yang tidak hanya cerdas dan berprestasi, tetapi juga memiliki akhlak serta mampu membawa nama Bone Bolango, Gorontalo, hingga Indonesia.

“Guru dan orang tua harus bergandengan tangan dalam mendidik anak-anak kita. Dengan kebersamaan itu, Insya Allah mereka akan tumbuh menjadi generasi yang lebih baik dan mampu mewujudkan cita-cita mereka,”ungkapnya.

Baca Juga :  Peringatan Hari Kartini 2024 : Apresiasi Bupati Bone Bolango untuk Para Kartini Bonebolango

HAN Bukan Sekadar Seremoni

Ruwaida mengingatkan agar peringatan Hari Anak Nasional tidak berhenti sebagai kegiatan tahunan. Momentum tersebut, menurut dia, harus menjadi pengingat bagi seluruh elemen masyarakat mengenai pentingnya menyiapkan generasi penerus.

Ia berharap anak-anak Bone Bolango dapat tumbuh dalam lingkungan yang memberikan ruang bagi mereka untuk bermimpi, belajar, berkembang, dan mengejar cita-cita.

Ruwaida kemudian mengucapkan selamat Hari Anak Nasional kepada seluruh anak di Bone Bolango.

“Selamat Hari Anak Nasional. Semoga anak-anak kita selalu berbahagia, tumbuh menjadi generasi yang sukses, dan mampu membawa kemajuan bagi daerah, bangsa, dan negara,”tutupnya.


**Cek berita dan artikel terbaru Komparasi.id dengan mengikuti WhatsApp Channel

Redaktur Komparasi.id