Save 20% off! Join our newsletter and get 20% off right away!

Ridwan Monoarfa Desak Pemerintah Respons Cepat Kebutuhan Petani dan Peternak

Ridwan Monoarfa, menekankan pentingnya respons cepat pemerintah terhadap kebutuhan petani dan peternak
Ridwan Monoarfa, menekankan pentingnya respons cepat pemerintah terhadap kebutuhan petani dan peternak

KOMPARASI.ID – Wakil Ketua DPRD Provinsi Gorontalo, Ridwan Monoarfa, mengingatkan pemerintah agar lebih tangkas dalam merespons kebutuhan masyarakat, terutama kelompok peternak yang terus menyampaikan aspirasi terkait ketersediaan unggas dan penguatan usaha berbasis desa.

Sorotan itu disampaikan setelah ia menerima berbagai masukan dari kader serta masyarakat yang menilai dukungan pemerintah masih perlu dipacu.

Ridwan menjelaskan bahwa dalam pertemuan bersama bidang pertanian, terungkap kebutuhan mendesak dari kelompok peternakan yang menginginkan penyediaan unggas yang mudah dipelihara dan memiliki pasar yang pasti.

“Masyarakat membutuhkan respons yang cepat, terutama dalam hal penyediaan unggas yang bisa dipelihara secara berkelanjutan. Kita harus mendorong jenis-jenis unggas yang pasarnya jelas agar mereka tidak kesulitan saat panen,” ujar Ridwan.

Ia menilai keberanian masyarakat menyampaikan gagasan baru menjadi bagian penting dalam mendorong inovasi di sektor pertanian dan peternakan.

Baca Juga :  DPRD Provinsi Gorontalo dan Pemprov Tandatangani Nota Kesepakatan KUA-PPAS 2026

Menurutnya, masukan langsung dari masyarakat merupakan pijakan kuat untuk memperbaiki arah kebijakan.

Baca Juga :  DPRD Provinsi Gorontalo Minta BKN Perjelas Nasib Penyuluh Koperasi Non ASN

Ridwan juga menyoroti kebijakan penguatan ekonomi berbasis desa yang kini tengah digalakkan pemerintah. Ia menilai desa perlu menjadi pusat pertumbuhan ekonomi, bukan sekadar penerima kebijakan.

“Kekuatan ekonomi mulai diarahkan ke desa. Jangan sampai masyarakat hanya menjadi penonton, mereka harus terlibat aktif,” tegasnya.

Selain itu, ia mengingatkan bahwa daerah masih menghadapi tantangan besar, mulai dari pertumbuhan ekonomi yang stagnan hingga tingkat kemiskinan yang belum banyak bergeser.

Meski begitu, Ridwan tetap percaya bahwa target pembangunan dapat dicapai melalui kerja keras dan perencanaan yang matang.

“Kita harus realistis bahwa pertumbuhan ekonomi masih lambat dan angka kemiskinan cukup tinggi. Namun dengan kerja keras, integritas, dan perencanaan yang tepat, saya yakin target ini bisa dicapai,” katanya.

Menutup penyampaiannya, Ridwan mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk tetap optimistis dan terus memperkuat sinergi dalam menghadapi tantangan pembangunan, khususnya yang menyangkut ketahanan pangan, pertanian, dan peternakan.

Baca Juga :  Dana BOS Raib di BSG, Ketua Komisi II DPRD Kota Minta Pemda Tarik Uang Kas Daerah, Ini Tidak Aman!