KOMPARASI.ID – Duplikat Bendera Pusaka Merah Putih tiba di Rumah Jabatan Bupati Kabupaten Boalemo, Rabu (21/1/2026).
Pusaka merah putih, membawa kembali ingatan kolektif masyarakat Gorontalo pada salah satu tonggak terpenting dalam sejarah perjuangan daerah, yakni peristiwa 23 Januari 1942.
Tanggal tersebut dikenal sebagai Hari Patriotik Gorontalo, momentum ketika rakyat Gorontalo di bawah kepemimpinan Pahlawan Nasional Nani Wartabone menyatakan kemerdekaan dari penjajahan, jauh sebelum Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia dikumandangkan secara nasional.
Kirab duplikat Sang Saka Merah Putih ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan tahunan Hari Patriotik Gorontalo.
Bendera diserahkan oleh perwakilan Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Boalemo dan diterima langsung oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Boalemo, Dr. Sherman Moridu, S.Pd., M.M., dalam prosesi yang berlangsung khidmat dan sarat makna sejarah.
Sebelum memasuki wilayah Kabupaten Boalemo, duplikat Bendera Pusaka terlebih dahulu diterima oleh Asisten I Sekretariat Daerah Boalemo, Ir. Roswita Novia Is Manto, M.Si, dari Pemerintah Kabupaten Pohuwato di perbatasan Kecamatan Mananggu.
Dari titik tersebut, bendera diarak secara tertib menuju Rumah Jabatan Bupati Boalemo sebagai simbol estafet sejarah antarwilayah di Provinsi Gorontalo.
Usai prosesi penerimaan, duplikat Bendera Pusaka Merah Putih disemayamkan sementara di Rumah Dinas Bupati Boalemo.
Selanjutnya, kirab akan dilanjutkan menuju Kabupaten Gorontalo Utara sebagai bagian dari rangkaian kirab lintas daerah yang merekatkan kembali memori sejarah perjuangan rakyat Gorontalo.
Dalam penyampaiannya, Sekretaris Daerah Boalemo, Dr. Sherman Moridu, menegaskan, kirab Bendera Pusaka Merah Putih bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan ruang refleksi atas perjuangan para pendahulu.
“Kirab ini dilaksanakan dalam rangka memperingati Hari Patriotik Gorontalo 23 Januari 2026, sebagai bentuk penghormatan atas jasa para pahlawan, khususnya Pahlawan Nasional Nani Wartabone, yang telah meletakkan fondasi kemerdekaan di Gorontalo,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada KNPI dan seluruh Organisasi Kepemudaan (OKP) di Kabupaten Boalemo yang terlibat aktif dalam menyukseskan kegiatan tersebut.
Menurutnya, generasi muda memiliki peran strategis dalam menjaga ingatan sejarah agar tidak tergerus oleh zaman.
Prosesi kirab ini disaksikan oleh pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) serta berbagai elemen kepemudaan.
Diharapkan, kirab duplikat Bendera Pusaka Merah Putih tidak hanya menjadi simbol peringatan, tetapi juga penguat rasa persatuan, kebanggaan daerah, dan nasionalisme masyarakat Gorontalo dalam menyambut Hari Patriotik.















