Utusan Khusus Presiden Mardiono Salurkan 1.100 Paket Sembako Bersubsidi di Pasar Murah Bone Bolango

Keterangan : Muhammad Mardiono melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Bone Bolango
Keterangan : Muhammad Mardiono melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Bone Bolango

KOMPARASI.ID – Muhammad Mardiono melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Bone Bolango, Gorontalo, pada Selasa, (10/3/2026). Dalam kunjungan tersebut, ia menghadiri kegiatan pasar murah yang digelar di halaman Kantor Pemerintah Kabupaten Bone Bolango sebagai bagian dari upaya pemerintah menekan laju inflasi daerah sekaligus membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok dengan harga terjangkau.

Dalam kegiatan itu, Mardiono didampingi Bupati Bone Bolango menyerahkan secara simbolis 1.100 paket sembako kepada warga. Sepuluh orang perwakilan masyarakat menerima langsung paket tersebut, yang dijual dengan harga Rp40 ribu per paket setelah mendapatkan subsidi dari Pemerintah Kabupaten Bone Bolango.

Baca Juga :  Maskot Resmi Pilkada Provinsi Gorontalo Tahun 2024, Gabungkan Identitas Budaya dan Simbolisme Kepemimpinan

Penyaluran paket sembako ini disambut antusias oleh masyarakat. Sejak awal kegiatan, warga tampak memadati lokasi pasar murah untuk mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga yang lebih rendah dibandingkan harga pasar.

Baca Juga :  Badan Keuangan Provinsi Gorontalo Anggarkan Rp 252 Juta Pengadaan Sofa

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Bone Bolango, Imran Bagu, menjelaskan bahwa setiap paket sembako berisi sejumlah kebutuhan pokok yang telah disubsidi pemerintah daerah.

“Dalam satu paket terdapat beras 4 kilogram seharga Rp18 ribu, cabai rawit setengah kilogram Rp8 ribu, gula pasir 2 kilogram Rp8 ribu, telur ayam 10 butir Rp8 ribu, serta minyak goreng 2 liter Rp8 ribu,” ujarnya.

Baca Juga :  Prabowo Tampil Gagah dengan Maung Pindad, Inilah Spesifikasinya!

Menurut Imran, program pasar murah ini merupakan salah satu langkah pemerintah daerah untuk menjaga stabilitas harga bahan pokok sekaligus meringankan beban masyarakat, terutama di tengah fluktuasi harga pangan di pasaran.