KOMPARASI.ID – Bupati Bone Bolango, Ismet Mile, akhirnya angkat bicara terkait isu dugaan praktik jual beli jabatan yang belakangan beredar di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bone Bolango.
Di hadapan insan pers, ia menegaskan bahwa seluruh proses pengisian jabatan dilakukan secara profesional, terbuka, dan mengacu pada aturan yang berlaku.
Pernyataan itu disampaikan Ismet Mile saat menggelar buka puasa bersama insan pers di Rumah Dinas Bupati, Selasa (17/3/2026).
Momentum tersebut sekaligus menjadi ruang klarifikasi terhadap berbagai informasi yang berkembang di tengah masyarakat.
“Tidak ada praktik jual beli jabatan. Semua proses seleksi dilakukan secara ketat dan tidak bisa diintervensi,” tegas Ismet Mile.
Menurutnya, isu yang beredar tidak memiliki dasar yang jelas dan berpotensi membentuk opini negatif terhadap tata kelola pemerintahan daerah.
Ia memastikan bahwa setiap pengisian jabatan dilakukan melalui mekanisme resmi dengan mempertimbangkan kompetensi, integritas, dan kapasitas aparatur sipil negara.
Ismet menegaskan, Pemerintah Kabupaten Bone Bolango saat ini terus berupaya memperkuat sistem merit dalam birokrasi, yakni sistem yang menempatkan profesionalisme dan kemampuan sebagai dasar utama dalam penempatan jabatan.
“Semua yang terpilih melewati proses yang sama. Tidak ada perlakuan khusus bagi siapa pun,” ujarnya.
Pernyataan tersebut juga sekaligus menjawab isu yang menyeret nama keluarganya dalam proses pengisian jabatan di lingkungan pemerintahan.
Menurut Ismet, apabila ada kerabat yang menduduki posisi tertentu, hal itu semata karena memenuhi syarat dan lolos tahapan seleksi.
Lebih jauh, ia mengingatkan masyarakat agar tidak mudah percaya terhadap informasi yang belum terverifikasi. Menurutnya, penyebaran tudingan tanpa fakta justru dapat merusak kepercayaan publik terhadap institusi pemerintahan.
Dalam kesempatan itu, Ismet Mile turut mengapresiasi peran media sebagai mitra strategis pemerintah sekaligus fungsi kontrol sosial dalam menjaga transparansi dan kualitas informasi di ruang publik.
“Pers memiliki peran penting untuk menyampaikan informasi yang berimbang kepada masyarakat. Pemerintah dan media harus sama-sama menjaga kepercayaan publik,” katanya.
Ia berharap momentum Ramadan dapat semakin mempererat hubungan antara pemerintah daerah dan insan pers, sekaligus memperkuat sinergi dalam menjaga stabilitas informasi dan mendukung pembangunan daerah di Bone Bolango.








Leave a Reply