Pemda Gorontalo Memberikan Honorarium dan Baju Khas Gorontalo kepada Pemangku Adat

KOMPARASI.ID – Dalam upaya mewujudkan program masyarakat Madani, Pemerintah Kabupaten Gorontalo memberikan kesejahteraan kepada pemangku adat dengan memberikan honorarium dan baju khas daerah.

Sekda Kabupaten Gorontalo Roni Sampir menjelaskan bahwa program ini melibatkan kegiatan keagamaan, kebudayaan, dan adat istiadat dari tingkat desa hingga kabupaten.

Baca Juga :  Hendra Hemeto Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir di Limboto, Telaga Biru, dan Batudaa
Pemda Kabupaten Gorontalo beri Honorium ke Pemangku Adat

Pemberian baju khas Gorontalo akan diberikan kepada 300.80 pemangku adat di seluruh kecamatan, masing-masing diwakili oleh 7 orang pemangku adat, sedangkan 133 pemangku adat akan menerima honorarium.

Baca Juga :  Pesona Mandar Batu Magnet Festival Pesona Danau Limboto

Anggaran untuk program ini berasal dari dana APBD dan akan berlangsung hingga satu tahun ke depan.

Honorarium sebesar 500 ribu akan diterima setiap bulan oleh setiap individu pemangku adat selama satu tahun ke depan.

Meskipun masih ada beberapa kendala terkait proses penerimaan honorarium, seperti kurangnya pemangku adat yang memiliki rekening bank, pembayaran pertama akan dilakukan secara tunai dan selanjutnya melalui transfer ke rekening masing-masing pemangku adat.

Baca Juga :  Peran Vital Media Massa dalam Kesuksesan Pilkada Kabupaten Gorontalo 2024

 

Penulis : Istiana Iyou
Editor  : Risman
Redaktur Komparasi.id