Save 20% off! Join our newsletter and get 20% off right away!

Adhan Dambea Tegaskan Pelayanan Prima “Lurah Jangan Banyak Tidur!”

Keterangan Foto : Walikota Gorontalo, Adhan Dambea saat beri sambutan di Sertijab.
Keterangan Foto : Walikota Gorontalo, Adhan Dambea saat beri sambutan di Sertijab.

KOMPARASI.ID  Walikota Gorontalo periode 2025-2030, Adhan Dambea, bersama Wakil Walikota Indra Gobel, resmi menjalani serah terima jabatan di Aula DPRD Kota Gorontalo, Senin (3/3) malam, pukul 21.30 WITA.

Dalam pidato perdananya, Adhan langsung menekankan pentingnya pelayanan publik yang optimal. Ia menginstruksikan seluruh aparatur pemerintahan, terutama para lurah, untuk turun langsung ke lapangan, memastikan kebutuhan warga terpenuhi.

Adhan menegaskan bahwa kepemimpinannya berlandaskan keteladanan Khalifah Umar bin Khattab. Ia mengagumi sosok pemimpin yang rela mengorbankan waktu istirahat demi memastikan rakyatnya tidak kelaparan.

Baca Juga :  Mengenal Kasumba Turate, Solusi Herbal Bugis untuk Cacar Air dan Kesehatan Kulit

“Prinsip inilah yang menjadi dasar dalam menjalankan amanah. Saya ingin memastikan, jangan sampai ada warga yang tidak makan atau sedang sakit tanpa perhatian,” ujar Adhan.

Ia juga memperingatkan para lurah agar tidak hanya bekerja di balik meja, melainkan turun langsung ke masyarakat.

“Saya tegaskan kepada lurah-lurah, jangan banyak tidur! Lurah-lurah harus tahu rakyat yang hidup dalam kemiskinan, siapa yang sakit, siapa yang belum makan seharian,” katanya dengan nada tegas.

Adhan bukan orang baru di kursi kepemimpinan Gorontalo. Pernah menjabat sebagai walikota pada 2008-2013, ia berjanji tidak akan sekadar berwacana.

Baca Juga :  Mahasiswa Segel Kantor BSG, Nilai Bank Hanya Untungkan Elit

“Saya kalau bilang A, maka A. Kalau saya sudah bicara, pasti saya lakukan. Tidak ada cerita!” tegasnya.

Ia juga menegaskan bahwa janji-janji kampanye bukan sekadar alat mengumpulkan suara, tetapi harus diwujudkan dalam kebijakan nyata.

“Sekali lagi, saya ingatkan kepada lurah-lurah, pastikan tidak ada rakyat yang kelaparan atau sakit tanpa bantuan. Jika ada, harus segera ditangani,” ujarnya.

Bagi Adhan, kepemimpinan harus berorientasi pada keadilan sosial, sebagaimana yang tertuang dalam sila kelima Pancasila. Ia dan wakilnya berkomitmen membangun pemerintahan yang berfokus pada pelayanan publik.

Baca Juga :  Saling Memuji, Toni Uloli dan Rustam Akili Memiliki "Chemistri" yang Sama ke Pilgub?

Sebagai bukti keseriusannya, Adhan memastikan dirinya akan bekerja penuh dalam sepekan, lima hari di Kantor Walikota dan dua hari di AD Center, pusat pengaduan masyarakat.

Ia juga mengingatkan para ASN agar tidak hanya menuntut hak, tetapi juga menunjukkan kinerja yang maksimal.

“Jangan cuma menuntut ini dan itu, tapi tidak kerja. Pemerintah ada untuk melayani rakyat,” pungkasnya.