Save 20% off! Join our newsletter and get 20% off right away!

Buntut Video Viral “Rampok Uang Negara” IMM Desak BK DPRD Provinsi Gorontalo Pecat Wahyu Moridu

Keterangan : Ketua DPD Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Gorontalo
Keterangan : Ketua DPD Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Gorontalo

KOMPARASI.ID –  Ketua DPD Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Gorontalo mendesak Badan Kehormatan (BK) DPRD Provinsi Gorontalo segera menjatuhkan sanksi dan mengeluarkan rekomendasi pemberhentian kepada Anggota DPRD Wahyu Moridu.

Desakan itu disampaikan menyusul beredarnya video Wahyu yang viral baru-baru ini.

Dalam video tersebut, politikus Fraksi PDI Perjuangan itu sesumbar mengatakan hendak merampok uang negara.

Baca Juga :  Antusias Warga Tapa Hadiri Kampanye Dialogis Pasangan IRIS, Dukungan Perempuan Menguat

Tidak hanya itu, secara sadar Wahyu juga menyampaikan pada video berdurasi 35 detik itu, akan membuat negara miskin dengan aksi perampokan uang negara yang hendak dilakukannya.

“Ini keterlaluan. Wahyu itu pejabat publik, mulut dan otaknya harusnya sinkron. BK harus menjatuhkan sanksi, kami juga mendesak agar Partai yang menaungi Wahyu untuk segera memberhentikan dia. Manusia bodoh semacam itu tidak pantas mewakili suara ratusan ribu orang yang ada di dapilnya,” ucap Ketua DPD IMM Gorontalo, Muhammad Arif Bina.

Baca Juga :  Mengapa Roni-Adnan Berbeda? Ini Strategi Politik yang Membuat Mereka Percaya Diri Hadapi Pilkada Gorontalo 2024

Arif menambahkan, sebagai anggota DPRD, Wahyu sama sekali minim empati. Ia menilai Wahyu terpilih dari daerah pemilihan yang menempati urutan pertama paling miskin di Gorontalo.

Baca Juga :  Blusukan di Tolotio Pasangan Roni-Adnan, Disambut Lantunan Shalawat Nabi

“Bukannya berbuat dan membenahi Dapilnya, ini malah terang-terangan mau rampok uang negara. Wahyu adalah potret Anggota DPRD yang kehilangan empati,” pungkasnya.