Save 20% off! Join our newsletter and get 20% off right away!

Komisi I DPRD Provinsi Gorontalo Tinjau Jembatan Rusak di Longalo yang Hambat Akses Petani

KOMPARASI.ID – Komisi I DPRD Provinsi Gorontalo melakukan kunjungan lapangan ke Desa Longalo, Kecamatan Bulango Utara, Kabupaten Bone Bolango, Selasa (2/12/2025).

Kunjungan ini dipimpin Wakil Ketua Komisi I, Siti Nurayin Sompie, bersama anggota komisi yaitu Fikram Salilama, Femmy Kristina Udoki, Ramdan Liputo, dan Umar Karim.

Kunjungan dilakukan untuk meninjau langsung kondisi jembatan penghubung yang terputus dan menjadi akses vital warga menuju lahan pertanian di Dusun 4 Desa Longalo.

Sejak jembatan itu tidak dapat digunakan, para petani mengalami kesulitan menjangkau area pertanian yang menjadi sumber mata pencaharian mereka.

Baca Juga :  Fikram Salilama Ingatkan Warga Tak Ragu Laporkan Hambatan Pelayanan Kelurahan

Dampaknya tidak berhenti pada akses semata. Biaya produksi dan distribusi hasil pertanian meningkat karena warga harus menggunakan jalur alternatif yang lebih jauh dan memakan waktu.

Anggota Komisi I, Femmy Udoki, menjelaskan bahwa persoalan jembatan tersebut sebenarnya telah diusulkan sejak 2020, namun belum terealisasi hingga saat ini.

“Kami menerima banyak aspirasi dari kepala desa, khususnya terkait jembatan gantung yang menjadi sarana penghubung masyarakat dengan lahan pertanian,” ujar Femmy kepada wartawan.

Baca Juga :  Perjalanan Panjang Ranperda Miras di Gorontalo : Tantangan Politik dan Pertanyaan Mendalam

Femmy menegaskan bahwa pihaknya akan memperjuangkan pembangunan jembatan tersebut melalui berbagai mekanisme.
“Kalaupun tidak dapat dibantu melalui APBD, kami akan perjuangkan melalui cara lain,” katanya.

Pada kesempatan yang sama, ia menyampaikan beberapa aspirasi tambahan dari masyarakat, termasuk rumah layak huni dan kebutuhan lampu penerangan jalan.

Isu mengenai merkuri juga menjadi perhatian dan akan dikoordinasikan ke komisi terkait.

Baca Juga :  Momen Menggetarkan, DPRD Provinsi Gorontalo Gelar 4 Paripurna Sehari

“Selain masalah jembatan, tadi ada juga aspirasi terkait rumah layak huni dan lampu penerang jalan. Ini tentu menjadi perhatian karena menyangkut kebutuhan dasar masyarakat,” jelasnya.

Femmy menegaskan bahwa meskipun beberapa aspirasi tersebut berada di luar kewenangan langsung Komisi I, mereka tetap berkomitmen menindaklanjuti sesuai mekanisme yang berlaku.

Kunjungan ini diharapkan membawa angin segar bagi warga Longalo, khususnya para petani yang selama ini mengandalkan jembatan tersebut sebagai jalur utama aktivitas ekonomi mereka.