KOMPARASI.ID – Kawsar Coffee menggelar Tournament Season 1, turnamen Mobile Legends offline yang menyasar gamer lokal dan komunitas anak muda di Kota Gorontalo.
Event ini dikemas dengan konsep fun dan akrab, serta menempatkan warkop sebagai ruang berkumpul sekaligus ruang bermain.
Turnamen ini berbeda dari kompetisi esports pada umumnya. Panitia tidak membuka pendaftaran bagi tim atau pemain yang pernah menjuarai event nasional maupun tingkat daerah.
Aturan tersebut diterapkan untuk menjaga persaingan tetap adil dan memberi ruang bagi gamer lokal pemula maupun komunitas.
Owner Kawsar Coffee, Nurjanah Matoka, mengatakan turnamen ini sengaja dirancang sebagai wadah hiburan dan interaksi sosial bagi generasi muda.
“Ini event untuk anak-anak muda yang juga pelanggan Kawsar. Saya tidak buka untuk tim yang sudah sering juara nasional atau daerah. Tujuannya biar semua bisa menikmati permainan dan suasananya,” kata Nurjanah. (4/2/2026)
Ia menegaskan, Kawsar Coffee ingin lebih dari sekadar tempat nongkrong.
“Ini hanya sebatas kemeriahan, yang akan saya gelar tiap tahunnya, Saya ingin kawsar juga jadi ruang bagi generasi muda yang hobi gaming, sekaligus tempat menikmati kopi dengan suasana yang nyaman,” tambahnya.
Nurjanah juga mengungkapkan, hingga saat ini sebanyak 12 tim telah resmi mendaftar.
Satu tim lainnya masih dalam proses registrasi, sementara tim yang sudah terdaftar tinggal menunggu pelaksanaan technical meeting sebelum turnamen dimulai.
“Sudah ada 12 tim yang regis tinggal satu lagi yang belum, mungkin besok hari kamis sudah regis,”tuturnya.
Kawsar Tournament Season 1 dijadwalkan berlangsung pada Februari 2026.
Pendaftaran dibuka mulai 25 Januari 2026 dengan kuota maksimal 32 tim.
Biaya registrasi sebesar Rp100 ribu per tim sudah termasuk snack bagi peserta.
Panitia menyiapkan total hadiah hingga Rp1 juta serta sertifikat bagi para pemenang.
Selain kompetisi, turnamen ini juga menjadi ajang silaturahmi antar gamer lokal.
Event ini digelar di Warkop Kawsar, Jalan Jamaludin Malik, Kelurahan Limba U II, Kota Gorontalo.
Melalui kegiatan ini, Nurjanah berharap dapat menghadirkan ruang positif bagi anak muda untuk menyalurkan hobi, berinteraksi, dan membangun komunitas.










Leave a Reply