Sekda Bone Bolango Ingatkan Siswa Bijak Gunakan Gawai

Sekda Bone Bolango ingatkan siswa bijak gunakan gawai
Sekda Bone Bolango ingatkan siswa bijak gunakan gawai

KOMPARASI.ID – Sekretaris Daerah Bone Bolango Iwan Mustapa mengingatkan pelajar agar tidak menjadikan telepon genggam hanya sebagai sarana hiburan.

Di tengah perkembangan teknologi, gawai dinilai dapat menjadi alat untuk memperluas pengetahuan dan mendukung proses belajar.

Pesan tersebut disampaikan Iwan saat menjadi pembina Apel Perdana Satuan Pendidikan Jenjang SMP di SMP Negeri 2 Kabila, Senin (13/7/2026).

Di hadapan siswa dan tenaga pendidik, Iwan mengatakan tahun ajaran baru harus menjadi momentum bagi pelajar untuk membangun kembali semangat belajar sekaligus menetapkan tujuan yang ingin dicapai.

Menurut dia, sekolah tidak hanya menjadi tempat untuk memperoleh pengetahuan akademik. Lingkungan sekolah juga menjadi ruang bagi siswa untuk belajar disiplin, membangun karakter, serta menghormati guru, orang tua, sesama, dan lingkungan.

“Sekolah ini akan menjadi tempat adik-adik belajar, menempah diri, belajar disiplin, menghormati guru, menghormati orang tua, menghormati sesama, dan mencintai lingkungan. Semua itu adalah bekal penting untuk masa depan,”tegas Iwan.

Baca Juga :  600 Paket Sembako Bersubsidi Diserbu Warga Bone Bolango, Harga Rp137.000 Ditebus Rp40.000

Gawai Bisa Jadi Sarana Belajar

Iwan mengatakan perkembangan teknologi memberikan kesempatan lebih luas bagi siswa untuk mendapatkan sumber belajar.

Karena itu, ia meminta para pelajar mampu memilah penggunaan telepon genggam agar lebih banyak memberikan manfaat bagi pendidikan dan pengembangan kemampuan diri.

“Handphone jangan hanya digunakan untuk bermain game atau mengobrol berjam-jam. Manfaatkan untuk belajar, mencari materi pelajaran, menambah wawasan, dan mengembangkan kemampuan diri,”pesannya.

Menurut Iwan, akses terhadap berbagai platform digital dapat membantu siswa memperluas wawasan di luar materi yang diperoleh di ruang kelas.

Namun, pemanfaatan teknologi tetap harus diimbangi dengan kedisiplinan dan kemampuan mengatur waktu.

Minta Siswa Punya Cita-cita

Selain penggunaan teknologi, Iwan meminta siswa memiliki cita-cita sebagai tujuan dalam menjalani pendidikan.

Ia mengatakan cita-cita dapat menjadi sumber motivasi bagi siswa untuk terus belajar dan tidak mudah menyerah ketika menghadapi kesulitan.

Baca Juga :  Kantin Ramadan Mikrofinance Baznas, Dukungan Langsung untuk Usaha Mikro di Bone Bolango

“Setiap anak harus punya cita-cita. Mau menjadi dokter, polisi, guru, petani sukses, pengusaha, atau profesi lainnya. Dari cita-cita itulah semangat belajar akan tumbuh dan menjadi penggerak untuk meraih kesuksesan,”ujarnya.

Iwan juga mengingatkan bahwa cita-cita harus disertai ikhtiar. Belajar secara sungguh-sungguh, disiplin, serta menjaga sikap dan etika menjadi bagian dari proses menuju keberhasilan.

Ia mengajak siswa membudayakan senyum, salam, sapa, sopan, dan santun atau 5S, baik di sekolah maupun di rumah.

“Orang yang sukses adalah orang yang menghormati guru dan orang tuanya. Karena itu, biasakan senyum, salam, sapa, sopan, dan santun dalam kehidupan sehari-hari, baik di sekolah maupun di rumah,”ungkapnya.

Jangan Mudah Menyerah

Menurut Iwan, keberhasilan tidak dapat diperoleh secara instan. Siswa perlu membangun kebiasaan bekerja keras dan menjadikan setiap tantangan sebagai bagian dari proses belajar.

Baca Juga :  Bupati Bone Bolango Imbau ASN Bantu Korban Banjir dan Longsor

Ia meminta siswa tidak mudah mengeluh ketika menghadapi tugas maupun kesulitan dalam proses pendidikan.

“Jangan menjadi generasi yang mudah menyerah. Setiap tugas dan tantangan adalah bagian dari proses untuk menjadi lebih baik. Semua orang sukses berawal dari belajar dan semangat yang kuat,”tegasnya.

Iwan juga meminta tenaga pendidik terus membimbing peserta didik agar tumbuh menjadi generasi yang cerdas, berakhlak, dan memiliki kepedulian terhadap daerah, bangsa, dan negara.

Ia kemudian secara resmi membuka proses belajar mengajar Tahun Ajaran 2026/2027 di SMP Negeri 2 Kabila.

“Pemerintah daerah menitipkan anak-anak kita untuk dididik dengan baik agar menjadi generasi yang membanggakan orang tua, agama, daerah, bangsa, dan negara. Dengan memohon ridha Allah SWT, proses belajar mengajar Tahun Ajaran 2026/2027 di SMP Negeri 2 Kabila secara resmi saya nyatakan dimulai,”pungkasnya.


**Cek berita dan artikel terbaru Komparasi.id dengan mengikuti WhatsApp Channel

Redaktur Komparasi.id