KOMPARASI.ID – Kelompok Masyarakat Pemuda Kreatif Perbatasan Kelurahan Pauwo dan Kelurahan Tumbihe (Kompak Perpat) Kecamatan Kabila, Kabupaten Bone Bolango, mematangkan persiapan pelaksanaan Semarak Apangi ke-9.
Tradisi keagamaan tahunan tersebut digelar untuk memperingati Hari Asyura, 10 Muharam 1448 Hijriah atau 2026 Masehi.
Rapat pemantapan kegiatan digelar di kediaman Mislan Tomelo, Kelurahan Tumbihe, Kecamatan Kabila, Rabu malam (17/6/2026). Pertemuan tersebut dihadiri pengurus, anggota Kompak Perpat, serta perwakilan Bidang Penggerak Pemberdayaan Komunitas Perempuan (P2KP).

Ketua Umum Kompak Perpat Kabila, Suleman Adadau, mengatakan Semarak Apangi tidak hanya dimaknai sebagai agenda tahunan, tetapi juga menjadi ruang untuk memperkuat hubungan sosial masyarakat.
“Semarak Apangi bukan sekadar seremonial tahunan atau pembagian kue adat semata. Ini adalah momentum sakral bagi kita semua untuk memperkuat keimanan sekaligus mempererat tali silaturahmi, khususnya bagi masyarakat Kelurahan Pauwo dan Tumbihe. Melalui sinergi ukhuwah, kita ingin menunjukkan bahwa keberagaman masyarakat justru menjadi modal utama dalam membangun lingkungan yang harmonis dan kreatif,” ujar Suleman.
Pemuda dan perempuan jadi penggerak
Suleman mengatakan, keterlibatan generasi muda dan perempuan menjadi salah satu fokus dalam pelaksanaan Semarak Apangi tahun ini.
Bidang P2KP Kompak Perpat mendapat peran sebagai salah satu penggerak utama kegiatan. Keterlibatan tersebut diharapkan memperluas partisipasi perempuan dan pemuda dalam kegiatan sosial keagamaan di lingkungan masyarakat.
“Tahun ini, Bidang P2KP Kompak Perpat mengambil peran krusial sebagai penyelenggara. Kami ingin memastikan partisipasi perempuan dan pemuda terus meningkat dalam agenda sosial keagamaan. Selain zikir, doa bersama, dan hikmah Asyura, acara tahun ini juga akan semakin meriah karena diisi dengan Lomba Hadrah serta berbagai hiburan Islami lainnya,” kata Suleman.
Semarak Apangi ke-9 dijadwalkan berlangsung pada Rabu (24/6/2026) malam atau malam Kamis, mulai pukul 19.30 Wita.
Kegiatan dipusatkan di halaman rumah Djafar Tomelo, Kelurahan Tumbihe, Kecamatan Kabila.
Mengandalkan gotong royong warga
Untuk membiayai kegiatan, panitia menerapkan pola pendanaan berbasis partisipasi masyarakat dan keterbukaan.
Sumber pendanaan berasal dari partisipasi internal pengurus dan anggota Kompak Perpat, swadaya warga, tokoh masyarakat, donatur, serta sponsorship yang tidak mengikat.
Panitia juga mengajak pengurus dan anggota yang memiliki waktu untuk terlibat dalam proses penggalangan dana.
Pengumpulan dana melalui penyebaran proposal kepada masyarakat dan aksi kotak amal dijadwalkan mulai Jumat (19/6/2026).
Selain menjadi bagian dari peringatan Hari Asyura, Semarak Apangi ke-9 juga diharapkan menjadi ruang pertemuan warga Pauwo dan Tumbihe.
Sejumlah unsur pemerintah daerah, pemerintah kecamatan dan kelurahan, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta ratusan warga direncanakan menghadiri kegiatan tersebut.
Warga nantinya akan mengikuti rangkaian zikir, doa bersama dan hikmah Asyura, sekaligus menikmati hidangan kue apangi dalam suasana ramah tamah.
**Cek berita dan artikel terbaru Komparasi.id dengan mengikuti WhatsApp Channel









Leave a Reply