Adhan-Indra Janji Mundur Jika Terbukti Terlibat Korupsi 

KOMPARASI.ID Pasangan Adhan Dambea dan Indra Gobel, yang dikenal dengan singkatan AIR, resmi menyatakan kesiapan mereka untuk maju dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kota Gorontalo 2024 sebagai calon Walikota dan Wakil Walikota.

Pasangan ini diusung oleh lima partai politik, yaitu Partai Gerindra, PAN, PKS, PSI, Perindo, dan Buruh.

Baca Juga :  Sinyal Kemenangan Nelson-Kris, Dua Mantan Panglima ASN Jadi Motor Pemenangan

Dalam wawancara yang dilakukan baru-baru ini, Adhan Dambea menegaskan bahwa niatnya mencalonkan diri sebagai walikota bukan untuk merebut kekuasaan, tetapi untuk memenangkan hati rakyat dan membangun Kota Gorontalo bersama.

“Kami ingin membangun Kota Gorontalo dan tidak ada niat untuk merebut kekuasaan dari siapapun,” ujar Adhan.

Baca Juga :  MK Segera Putuskan Usia Capres dan Cawapres, PKS Minta Kewenangan DPR Ditegakkan

Adhan juga menegaskan komitmennya terhadap transparansi dan integritas. Ia menjanjikan bahwa jika terpilih, dirinya dan Indra Gobel tidak akan terlibat dalam praktik-praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN).

“Jika ada indikasi korupsi terhadap kami, rakyat berhak untuk menuntut kami dan bahkan mengusir kami dari Kota Gorontalo,” tegasnya.

Baca Juga :  Komitmen Nelson Pomalingo Wujudkan Gorontalo Hijau di Tengah Perubahan Iklim

Adhan juga menyoroti permasalahan korupsi yang marak di Kota Gorontalo, termasuk pengelolaan Dana Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) yang diduga diselewengkan oleh oknum tertentu.

“Rakyat Kota Gorontalo sudah cukup menderita akibat tindakan-tindakan tersebut,” pungkas Adhan.

Redaktur Komparasi.id