Kos-Kosan Jadi Fokus: 90 Penghuni Jalani Tes Dini HIV di Bone Bolango

KOMPARASI.IDKomisi Penanggulangan AIDS (KPA) Kabupaten Bone Bolango intensif melaksanakan skrining HIV/AIDS sebagai bagian dari strategi pengendalian penyakit.

Sebanyak 90 anak kos di wilayah Kecamatan Toto dan Tilongkabila menjadi sasaran dalam kegiatan yang menyasar populasi kunci ini.

Sekretaris KPA Bone Bolango, Suratno Hulukati, menyatakan, kos-kosan merupakan salah satu lokasi dengan risiko penularan tinggi, mengingat tingginya mobilitas serta pola pergaulan remaja dan dewasa muda yang tinggal mandiri.

Baca Juga :  Bupati Bone Bolango Kukuhkan Pengurus Dasawisma Suwawa Timur, Perkuat Peran Keluarga dalam Pembangunan Desa

“Tren kasus HIV/AIDS di Bone Bolango menunjukkan peningkatan pada usia produktif. Karena itu, kami memilih area kos-kosan sebagai fokus skrining,” ujar Suratno kepada Komparasi.id, Minggu (25/5/2025).

Skrining dilakukan di tujuh titik yang teridentifikasi sebagai hotspot penularan berdasarkan pemetaan risiko yang dilakukan KPA bersama mitra.

Kegiatan ini tidak hanya mencakup pemeriksaan, tetapi juga edukasi kesehatan reproduksi dan upaya mendorong perubahan perilaku.

“Tujuannya agar para penghuni kos memahami pentingnya deteksi dini dan menghindari perilaku berisiko,” tambah Suratno.

Baca Juga :  GOR Harapan dan Prestasi di Bone Bolango, Tempat Pendaratan Perdana Helikopter Presiden Jokowi

Dani (20), salah satu peserta skrining dari kawasan Toto Utara, mengaku awalnya ragu namun akhirnya merasa lega.

“Awalnya takut, tapi setelah dijelaskan, saya sadar pentingnya tahu kondisi kesehatan sendiri, apalagi kami hidup jauh dari keluarga,” katanya.

KPA memastikan seluruh proses berlangsung secara sukarela, rahasia, dan aman.

Hasil pemeriksaan diserahkan hanya kepada individu terkait, dengan dukungan lanjutan bagi mereka yang memerlukan pendampingan medis atau psikologis.

Baca Juga :  Bupati Merlan Resmi Lantik Aznan Nadjamudin Sebagai Penjabat Sekda

Program ini melibatkan KPA Provinsi Gorontalo, Polsek Tilongkabila, Puskesmas Toto dan Tilongkabila, serta Koramil Tilongkabila sebagai bagian dari kolaborasi lintas sektor.

KPA berharap langkah ini mampu memperkuat upaya pencegahan HIV/AIDS, khususnya di kalangan muda yang rentan namun kerap luput dari perhatian.


**Cek berita dan artikel terbaru Komparasi.id dengan mengikuti WhatsApp Channel

Redaktur Komparasi.id