Save 20% off! Join our newsletter and get 20% off right away!

Menteri BUMN Angkat Tsamara Amany sebagai Staf Khusus

Tsamara Amany dan Erick Thohir Menteri BUMN (sumber foto : eranasional.com)

KOMPARASI.ID – Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir baru-baru ini melibatkan Tsamara Amany, seorang politikus muda, sebagai Staf Khusus (stafsus) di Kementerian BUMN.

Tsamara Amany akan menfokuskan dirinya pada kebijakan publik di dalam kementerian tersebut.

Erick Thohir menyatakan bahwa penunjukkan Tsamara Amany, mantan kader Partai Solidaritas Indonesia (PSI), bertujuan untuk memperkuat representasi perempuan di lingkungan Kementerian BUMN.

Baca Juga :  BNNP Gorontalo Rehabilitasi 117 Penyalahguna Narkoba, Mayoritas Remaja

“Saya menambah jumlah perempuan dalam komposisi untuk memperkuat tim,” ungkapnya dalam di Jakarta pada Rabu (13/12).

Profil Tsamara Amany:

Tsamara Amany Alatas dikenal sebagai politikus muda yang berafiliasi dengan Partai Solidaritas Indonesia (PSI). Keputusannya untuk mengundurkan diri dari PSI menarik perhatian dari berbagai kalangan.

Dia lahir pada tanggal 24 Juni 1996 dan menempuh pendidikan S1 Ilmu Komunikasi di Universitas Paramadina (2018). Saat ini, Tsamara sedang melanjutkan studi S2 di bidang Public Policy & Media Studies di New York University.

Baca Juga :  Daya Tarik Wisata Danau Laguna Ngade Kota Ternate

Pengalaman karir Tsamara mencakup magang di PT Royston Advisory Indonesia (Agustus-September 2015), menjadi Consultant Intern di Kantor Gubernur DKI Jakarta (Januari-April 2016), dan berperan sebagai Copywriter di PT Royston Advisory Indonesia (Mei 2016-Mei 2017).

Baca Juga :  Indra Hasbi Guncang Panggung 'GORONTAWA' dengan Leluconnya

Selanjutnya, Tsamara menjadi Co-Founder Perempuan Politik (Juni 2016-April 2018) dan menjadi anggota serta Pengurus PSI (April 2017-April 2022).

Tsamara Amany terlibat dalam dunia politik sejak masih menjadi mahasiswa semester VI di Jurusan Ilmu Komunikasi Universitas Paramadina. Pada bulan April 2017, dia bergabung dengan PSI dan menjabat sebagai Ketua DPP PSI, serta mencalonkan diri sebagai Caleg dalam Pemilu 2019.