Kerja Sama Kota Gorontalo dan Pohuwato dalam Menjaga Stabilitas Pangan dan Pengembangan Destinasi Wisata

Walikota gorontalo Marten A Taha dan Syaiful Mbuinga Bupati Pohuwato, sumber foto : Humas

KOMPARASI.ID – Pemerintah Kota Gorontalo terus berupaya meningkatkan kerja sama antar daerah guna menjaga pasokan pangan dan mengendalikan inflasi di wilayahnya.

Langkah ini tercermin dalam penandatanganan perjanjian kerja sama antara Pemerintah Kota Gorontalo dan Pemerintah Kabupaten Pohuwato pada Jumat, (5/1/2024),

Wali Kota Gorontalo, beserta para pejabat di lingkungan Kota Gorontalo, melaksanakan kunjungan ke Kabupaten Pohuwato dengan tujuan untuk menjalin kerja sama di beberapa sektor, khususnya di sektor pangan.

Kerja sama ini bertujuan untuk menjaga stabilitas harga pokok dan mencegah terjadinya inflasi.

“Malam tadi, kami telah menandatangani dua perjanjian kerja sama dengan Bupati. Salah satunya adalah kerja sama di bidang pangan, yang bertujuan untuk mengendalikan inflasi di Kota Gorontalo,” ungkap Marten, Wali Kota Gorontalo.

Baca Juga :  Kasus Kekerasan Perempuan dan Anak di Gorontalo Naik 54%, TPPO Jadi Faktor Utama

Marten menjelaskan bahwa kerja sama dengan Kabupaten Pohuwato, yang merupakan produsen utama bahan pokok seperti bawang, rica, tomat, buah-buahan, dan sayuran, memungkinkan Kota Gorontalo memperoleh pasokan pangan yang cukup.

Hal ini diharapkan dapat menjaga stabilitas harga bahan pokok di Kota Gorontalo dan bersama-sama mengendalikan tingkat inflasi.

“Dalam konteks ini, kerja sama dengan Pemerintah Pohuwato menjadi krusial karena Kota Gorontalo bukanlah wilayah penghasil pangan dalam jumlah besar,” tambah Marten.

Baca Juga :  Pemenang O2SN SMA-MA Kota Gorontalo Siap Berlaga di Tingkat Provinsi

Selain sektor pangan, sektor pariwisata juga menjadi fokus kerja sama kedua pemerintah. Marten menegaskan bahwa Pemerintah Kota Gorontalo memiliki kewajiban untuk mempromosikan produk wisata di Pohuwato.

Destinasi wisata bahari dan alam yang menjadi daya tarik utama bagi wisatawan di Pohuwato diharapkan dapat berdampak positif pada Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Gorontalo.

“Meningkatnya kunjungan wisatawan ke Pohuwato akan memberikan dampak positif pada sektor perhotelan dan kuliner di Kota Gorontalo. Pelancong cenderung menginap dan mampir di kota, menciptakan perputaran ekonomi yang saling menguntungkan bagi kedua daerah,” jelas Marten

Baca Juga :  IKA Beswan Djarum Gelar Synergy Gathering di 20 Kota, Pererat Silaturahmi dan Kontribusi Sosial

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *