Imigrasi Perkuat Pengawasan Orang Asing di Gorontalo Utara, Cegah TPPO hingga Aktivitas di Tambang Ilegal

Keterangan : Rapat koordinasi pengawasan orang asing
Keterangan : Rapat koordinasi pengawasan orang asing

KOMPARASI.ID Kantor Imigrasi Kelas I TPI Gorontalo memperkuat pengawasan terhadap keberadaan dan aktivitas orang asing di Kabupaten Gorontalo Utara.

Upaya tersebut dilakukan melalui Rapat Tim Pengawasan Orang Asing (TIMPORA) Kabupaten Gorontalo Utara yang digelar di Dhidhi Mart, Desa Titidu, Kecamatan Kwandang, Selasa (4/8/2026).

Rapat tersebut diikuti anggota TIMPORA yang terdiri dari unsur pemerintah daerah, aparat penegak hukum, serta instansi terkait.

Kegiatan mengusung tema “Restorasi Tata Kelola Pengawasan: Memutus Mata Rantai Kasus TPPO dan Menertibkan Aktivitas Orang Asing di Tambang Ilegal”.

Forum tersebut menjadi wadah untuk memperkuat koordinasi, mempercepat pertukaran informasi, serta menyusun langkah pengawasan terhadap aktivitas orang asing di Gorontalo Utara.

Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Gorontalo yang diwakili Kepala Bidang Penegakan Hukum dan Kepatuhan Internal, Yanto Ardianto, mengatakan pengawasan orang asing merupakan tanggung jawab bersama.

Baca Juga :  Perumdam Muara Tirta Respons Edaran Wali Kota, Imbau Pelaku Usaha Beralih ke Air Layanan

Menurut dia, sinergi lintas instansi diperlukan untuk mendeteksi potensi pelanggaran keimigrasian sejak dini sekaligus menjaga keamanan wilayah dan kedaulatan negara.

“Pengawasan terhadap orang asing merupakan tanggung jawab bersama yang memerlukan sinergi dan koordinasi seluruh anggota TIMPORA,” ujar Yanto.

Pengawasan orang asing diperkuat

Yanto menekankan pentingnya pengawasan terpadu karena masih terdapat potensi orang asing memanfaatkan celah dalam aturan yang berlaku.

Dia mengatakan setiap aktivitas orang asing di Gorontalo Utara harus sesuai dengan peraturan perundang-undangan.

Hal tersebut juga diharapkan dapat memberikan manfaat bagi pembangunan daerah tanpa mengabaikan kepentingan nasional, keamanan, dan kedaulatan negara.

Dalam rapat tersebut, Kantor Imigrasi Kelas I TPI Gorontalo turut memaparkan perkembangan data keimigrasian di Provinsi Gorontalo.

Baca Juga :  APKPD Desak Transparansi, Aduan ke Kejati Gorontalo Dinilai Jalan di Tempat

Materi yang disampaikan antara lain data keberadaan warga negara asing, pelaksanaan Tindakan Administratif Keimigrasian (TAK), serta optimalisasi Aplikasi Pelaporan Orang Asing (APOA).

APOA menjadi salah satu instrumen digital yang digunakan untuk mendukung pengawasan terhadap keberadaan dan aktivitas orang asing.

Imigrasi tegaskan tidak anti orang asing

Kepala Kantor Imigrasi Kelas I TPI Gorontalo, Josua Pahala Martua, menegaskan bahwa pihaknya tidak anti terhadap keberadaan orang asing di Gorontalo.

Menurut Josua, keberadaan orang asing yang memberikan manfaat bagi pembangunan daerah harus tetap didukung selama aktivitas yang dilakukan sesuai dengan izin tinggal dan ketentuan yang berlaku.

“Imigrasi Gorontalo tidak anti dengan orang asing. Prinsipnya, orang asing yang bermanfaat untuk pembangunan Gorontalo Utara pasti melakukan kegiatan yang tepat dan sesuai dengan izin tinggalnya,” kata Josua.

Baca Juga :  Transaksi Lahan Diklaim Sah, Ahli Waris Ungkap Masalah Transparansi

Dia berharap koordinasi antarinstansi melalui TIMPORA semakin solid sehingga pengawasan terhadap orang asing dapat dilakukan secara bersama-sama.

Josua juga menyambut baik penguatan kolaborasi lintas instansi dalam pengawasan keimigrasian.

Menurut dia, sinergi yang erat diharapkan tidak hanya mampu mencegah potensi pelanggaran keimigrasian, tetapi juga memberikan rasa aman kepada masyarakat dan mendukung pembangunan daerah.

“Era kolaborasi sangat kami sambut baik. Dengan kolaborasi dan sinergi yang erat, solid, dan bergotong royong, diharapkan pengawasan semakin efektif,” ujarnya.

Penguatan pengawasan tersebut sekaligus diarahkan untuk mencegah potensi tindak pidana perdagangan orang (TPPO) dan menertibkan aktivitas orang asing, termasuk yang berkaitan dengan kegiatan di tambang ilegal. (Adv)

Redaktur Komparasi.id