Save 20% off! Join our newsletter and get 20% off right away!

Investasi Cuan! Dividen Bank BUMN Diprediksi Naik Tajam di 2025

foto : infobanknews
foto : infobanknews

KOMPARASI.ID Tiga bank Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang tergabung dalam Badan Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara) mencatatkan pertumbuhan laba signifikan pada tahun 2024.

Hal ini membuka peluang bagi investor untuk mendapatkan dividen yang lebih besar dibanding tahun sebelumnya.

Ketiga bank tersebut adalah PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI), PT Bank Mandiri Tbk (BMRI), PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI)

Dari ketiganya, BBRI mencatat laba terbesar, yakni Rp 60,64 triliun.

Direktur Utama BRI, Sunarso, memastikan bahwa dividen yang akan dibagikan pada 2025 berkisar 80%-85% dari laba bersih tahun buku 2024.

Baca Juga :  Mahasiswa Komunikasi Unisan Gorontalo Curi Perhatian Dewan Juri dan Raih Juara di Lomba Stand-Up Komedi 

Jika rasio pembagian dividen mencapai 85%, maka BRI berpotensi mengucurkan dividen sebesar Rp 51,12 triliun. Dengan Earnings per Share (EPS) Rp 399, investor dapat mengantisipasi dividen sekitar Rp 204 per lembar saham, dengan dividend yield di kisaran 5,04%.

BBRI Chart by TradingView
BBRI Chart by TradingView

Sementara itu, Bank Mandiri (BMRI) mencatat laba Rp 55,78 triliun pada 2024, tumbuh 1,31% YoY.

Dengan asumsi Dividend Payout Ratio (DPR) sebesar 60%, estimasi dividen BMRI pada 2025 berkisar Rp 358,6 per lembar saham, dengan total dividen mencapai Rp 33,46 triliun.

Baca Juga :  PLN Ungkap Penyebab Pemadaman 48 Jam di SulutGo, Pemulihan Baru Capai 80 Persen

BMRI biasanya membagikan dividen pada Maret, dan Direktur Keuangan dan Strategi, Sigit Prastowo, menegaskan bahwa rasio dividen akan tetap berada di angka 60% sesuai kebijakan Kementerian BUMN.

Di sisi lain, Bank BNI (BBNI) juga mencatat pertumbuhan laba, mencapai Rp 21,46 triliun atau naik 2,64% YoY. BNI berencana meningkatkan rasio dividen menjadi 55%-60%, lebih tinggi dibandingkan tahun 2023 yang hanya 50%.

Jika DPR berada di angka 60%, estimasi dividen BNI mencapai Rp 12,87 triliun atau sekitar Rp 345,28 per lembar saham.

Baca Juga :  Pilpres 2024 : Nama Ridwan Kamil Menguat Jadi Cawapres Ganjar

Meskipun pembagian dividen final masih menunggu hasil Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS), tren pertumbuhan laba ini memberikan sinyal positif bagi investor.

Dengan fundamental yang kuat, saham bank BUMN tetap menjadi pilihan menarik bagi para investor yang mengincar dividen tinggi di 2025.

Pertumbuhan laba yang solid dari bank-bank BUMN ini membuka peluang dividen yang lebih besar pada 2025.

Investor dapat memanfaatkan momentum ini untuk mendapatkan keuntungan dari dividen yang berpotensi meningkat. Tetap pantau keputusan RUPS untuk informasi lebih lanjut terkait besaran dividen final.