Menjelang PSU Ridwan Monoarfa Pastikan Demokrasi Tetap Murni

KOMPARASI.ID Pemungutan Suara Ulang (PSU) di salah satu daerah Gorontalo menjadi perhatian serius bagi Wakil Ketua 1 DPRD Provinsi Gorontalo, Ridwan Monoarfa.

Ia mengingatkan pentingnya menjaga demokrasi yang jujur dan adil tanpa praktik politik uang.

“PSU ini harus menjaga kemurnian demokrasi. Jangan sampai ada praktik bayar-membayar. Biarkan rakyat memilih dengan bebas,” tegas Ridwan.

Baca Juga :  Limonu Hippy dan Politik yang Tak Lupa Jalan Pulang

Selain itu, ia juga menyoroti potensi rendahnya partisipasi pemilih dalam PSU.

“Jangan lupa, tugas kita adalah mendorong partisipasi pemilih karena PSU ini berbeda dengan pemilihan utama. Antusiasme bisa menurun, apalagi bagi pemilih yang bekerja di kota.”katanya.

Baca Juga :  Komisi IV DPRD Provinsi Gorontalo Evaluasi APBD Kesehatan 2025, Bahas Strategi Anggaran 2026

Ia menekankan pentingnya kampanye yang sehat dan mendorong masyarakat untuk tetap datang ke TPS.

“Hindari politik uang karena itu merusak kedaulatan rakyat. Dari sanalah awal dari pertentangan dan ketidakstabilan politik.”jelasnya.

Baca Juga :  Legislator Provinsi Gorontalo Soroti Konsesi Tambang di Bone Bolango, 25 Ribu Hektare, Baru 900 yang Diizinkan

Adanya PSU yang bersih dan transparan, Ridwan berharap masyarakat Gorontalo tetap menjaga demokrasi yang sehat dan terus aktif dalam proses politik.


**Cek berita dan artikel terbaru Komparasi.id dengan mengikuti WhatsApp Channel

Redaktur Komparasi.id