8 Gerai Koperasi Merah Putih Siap Beroperasi di Bone Bolango

Keterangan : Pemkab Bone Bolango mempercepat pengoperasian Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih sebagai pusat pangan murah. (Sumber : Prokopim)
Keterangan : Pemkab Bone Bolango mempercepat pengoperasian Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih sebagai pusat pangan murah. (Sumber : Prokopim)

KOMPARASI.ID – Pemerintah Kabupaten Bone Bolango mulai mempercepat pengoperasian Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) dengan membangun gerai-gerai koperasi di sejumlah desa.

Dari total 27 gerai yang sedang dibangun, delapan di antaranya telah rampung dan siap beroperasi sebagai pusat distribusi pangan dan penggerak ekonomi masyarakat desa.

Kepala Dinas Koperasi, Tenaga Kerja dan UMKM Bone Bolango, Djumaidil, mengatakan pembangunan gerai KDKMP dilakukan secara bertahap untuk memperkuat aktivitas ekonomi desa sekaligus memperluas akses masyarakat terhadap kebutuhan pokok dengan harga terjangkau.

Baca Juga :  Pelantikan Ketua TP PKK Kecamatan Bone, Ismet Mile Tekankan Peran Strategis Dasawisma

“Hingga saat ini sudah ada 27 gerai yang melakukan pembangunan dan delapan gerai sudah siap dioperasikan,” kata Djumaidil.

Delapan gerai KDKMP yang siap beroperasi tersebut berada di Desa Bandungan, Bongopini, Tihu, Bondaraya, Kaidundu Barat, Molutabu, Moutong, dan Bulotalangi Timur.

Baca Juga :  Kabupaten Bone Bolango Raih Tiket ke MTQ Nasional 2024 di Kalimantan Timur

Menurut Djumaidil, setiap koperasi akan dikembangkan berdasarkan potensi unggulan desa masing-masing.

Selain menjadi pusat distribusi kebutuhan pokok masyarakat, koperasi juga akan berfungsi sebagai tempat penyerapan hasil produksi warga untuk dipasarkan kembali.

Pemerintah daerah juga menyiapkan koperasi sebagai wadah pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) melalui fasilitas pembiayaan dengan bunga lebih rendah dibanding pembiayaan umum.

Baca Juga :  Memperkokoh Demokrasi, Panggilan Tegas Bupati Merlan untuk Menolak Golput

Program tersebut diharapkan mampu memperkuat ekonomi desa, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, sekaligus membuka peluang kerja baru di wilayah pedesaan.

“Harapannya program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih ini bisa segera berjalan maksimal dan masyarakat dapat merasakan langsung dampaknya,” ujar Djumaidil.

Lulusan Ilmu Komunikasi konsentrasi jurnalistik ini meniti karier dari dunia penyiaran radio. Ia juga sempat berkarir di media cetak majalah dan surat kabar dengan pengalaman di berbagai media lokal hingga nasional. Perjalanan yang dimulainya sejak tahun 2012 ini membentuknya sebagai jurnalis yang, adaptif, dan berorientasi pada kekuatan narasi.