Warga Ikuti Jalan Sehat HUT ke-23 Bone Bolango, Disertai Layanan Kesehatan Gratis

KOMPARASI.ID – Sejak pagi, Lapangan Alun-Alun Bone Bolango sudah dipenuhi warga yang bersiap mengikuti jalan sehat, Jumat (24 April 2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun ke-23 Kabupaten Bone Bolango dan Hari Pendidikan Nasional ke-67.

Antrean peserta mengular di garis start. Mereka datang dari berbagai latar belakang aparatur sipil negara, pelajar, hingga masyarakat umum menciptakan suasana yang ramai namun tetap tertib.

Baca Juga :  BKPSDM Bone Bolango Ingatkan ASN Hadir Saja Tak Cukup Profesionalisme Kunci

Di bawah rindang pepohonan, peserta tampak mengenakan pakaian olahraga, sebagian berbincang santai, lainnya bersiap mengambil posisi. Ketika aba-aba dimulai, barisan panjang itu perlahan bergerak meninggalkan lapangan menuju rute yang telah ditentukan.

Rute jalan sehat dimulai dari Lapangan Alun-Alun dan berakhir di halaman Kantor Bupati. Sepanjang perjalanan, suasana cenderung cair.

Baca Juga :  Kabupaten Bone Bolango Tetapkan Besaran Zakat Fitrah 1445 H/2024 M
Keterangan Foto : Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Bone Bolango, Dr. Basir Noho pimpin jalan sehat (komparasi.id)
Keterangan Foto : Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Bone Bolango, Dr. Basir Noho pimpin jalan sehat (komparasi.id)

Peserta berjalan dalam ritme santai, sebagian saling menyapa, mencerminkan kegiatan yang tidak sekadar olahraga, tetapi juga ruang interaksi sosial.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Bone Bolango, Dr. Basir Noho, mengatakan kegiatan ini diarahkan untuk mendorong kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kesehatan.

Menurutnya, momentum peringatan daerah dan nasional dimanfaatkan untuk mengajak masyarakat kembali memperhatikan pola hidup sehat dalam keseharian.

Baca Juga :  Filosofi Arsitektur, Warna, dan Ornamen di Masjid Salman Al-Farisi

Selain jalan sehat, panitia juga menyediakan sejumlah kegiatan pendukung seperti senam aerobik, pemeriksaan kesehatan gratis, serta donor darah. Layanan tersebut terlihat cukup diminati warga yang hadir.

Kegiatan ini menjadi salah satu cara pemerintah daerah merangkul masyarakat dalam suasana yang lebih inklusif, menggabungkan peringatan seremonial dengan aktivitas yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan publik.

Redaktur Komparasi.id