Ismet Mile Dorong Digitalisasi Keuangan Daerah untuk Tekan Potensi Penyimpangan

Bupati Bone Bolango Ismet Mile mendorong digitalisasi transaksi keuangan daerah
Bupati Bone Bolango Ismet Mile mendorong digitalisasi transaksi keuangan daerah

KOMPARASI.ID – Bupati Bone Bolango Ismet Mile mendorong pemerintah daerah mempercepat digitalisasi transaksi dan tata kelola keuangan untuk memperkuat transparansi sekaligus meminimalkan potensi penyimpangan.

Menurut Ismet, transformasi digital dalam pemerintahan tidak lagi sekadar mengikuti perkembangan teknologi. Digitalisasi harus mampu menghasilkan tata kelola yang lebih efektif, efisien, transparan, dan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

Hal itu disampaikan Ismet saat menjadi narasumber dalam High Level Meeting Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) se-Provinsi Gorontalo dan Workshop Penyusunan Roadmap Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah (ETPD) di Fox Hotel Kota Gorontalo, Senin (13/7/2026).

Ismet hadir didampingi Sekretaris Daerah Bone Bolango Iwan Mustapa.

Ia mengatakan forum tersebut menjadi ruang bagi pemerintah kabupaten dan kota di Gorontalo untuk menyatukan langkah dalam mempercepat transformasi digital, khususnya pada sektor pemerintahan dan keuangan daerah.

Baca Juga :  Green Tumbilotohe, Menghidupkan Kembali Tradisi Ramadhan Berkelanjutan di Gorontalo

“Dunia bergerak sangat cepat. Teknologi telah mengubah banyak hal dalam kehidupan kita. Oleh karena itu, pemerintah daerah harus mampu melakukan penyesuaian melalui digitalisasi, terutama dalam tata kelola pemerintahan dan pengelolaan keuangan daerah,”ujar Ismet Mile.

Digitalisasi Perkuat Pengawasan

Ismet menilai pengelolaan keuangan daerah menjadi salah satu sektor yang perlu terus dibenahi. Sistem yang semakin terdigitalisasi dinilai dapat membantu pemerintah meningkatkan efisiensi sekaligus memperkuat mekanisme pengawasan.

Ia mengatakan digitalisasi transaksi daerah juga dapat meminimalkan ruang terjadinya penyimpangan dalam pengelolaan keuangan.

“Ketika sistem semakin tertata dan transparan, maka pelayanan kepada masyarakat menjadi lebih mudah, sementara tata kelola pemerintahan akan semakin baik dan terhindar dari praktik-praktik yang merugikan daerah,”tegasnya.

Menurut Ismet, penerapan sistem digital harus tetap diarahkan pada tujuan utama pemerintahan, yakni memberikan pelayanan yang lebih baik dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Baca Juga :  Bukan Hanya Soal Tanah, Pemkab Bone Bolango Periksa 3 Persoalan di Desa Toto Utara

“Yang terpenting adalah bagaimana berbagai inovasi dan sistem yang dibangun ini mampu mempercepat terwujudnya kesejahteraan masyarakat. Digitalisasi harus memberikan kemudahan bagi rakyat sekaligus memperkuat tata kelola pemerintahan yang bersih dan transparan,”katanya.

Dorong Kabupaten dan Kota Saling Berbagi

Dalam kesempatan tersebut, Ismet mengajak pemerintah kabupaten dan kota di Provinsi Gorontalo untuk saling bertukar pengalaman mengenai penerapan digitalisasi dalam pengelolaan keuangan.

Menurut dia, setiap daerah memiliki inovasi dan praktik yang dapat menjadi pembelajaran bagi daerah lain. Karena itu, kolaborasi diperlukan agar transformasi digital tidak berjalan sendiri-sendiri.

Ismet juga menyampaikan apresiasi terhadap Bank Indonesia yang terus mendorong implementasi Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah.

Baca Juga :  Bupati Merlan Berkomitmen Berikan Beasiswa Kuliah Bagi Milenial di Tahun 2025

Ia menilai kerja sama antara pemerintah daerah dan Bank Indonesia penting untuk membangun sistem transaksi yang modern, aman, dan akuntabel.

Selain transformasi digital, Ismet mengingatkan perangkat daerah untuk tetap memperhatikan kebijakan efisiensi yang menjadi arahan Presiden Republik Indonesia.

Menurut dia, setiap sumber daya pemerintah harus dikelola secara efektif sehingga program dan anggaran yang dijalankan benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat.

Ismet berharap High Level Meeting TP2DD dan Workshop Penyusunan Roadmap ETPD dapat menghasilkan langkah konkret untuk mempercepat digitalisasi transaksi pemerintah daerah di seluruh Provinsi Gorontalo.

Transformasi tersebut diharapkan tidak hanya membuat sistem pemerintahan lebih modern, tetapi juga memperkuat transparansi, pengawasan, efisiensi, dan kepercayaan masyarakat terhadap pengelolaan keuangan daerah.


**Cek berita dan artikel terbaru Komparasi.id dengan mengikuti WhatsApp Channel

Redaktur Komparasi.id