Pasangan Roni-Adnan Sapa Warga Melalui Kampanye Blusukan

Keterangan Foto : Adnan Entengo lakukan kampanye di Dusun Toluludu, Desa Botumoputi, Kecamatan Tibawa./Sumber : (Media Center)
Keterangan Foto : Adnan Entengo lakukan kampanye di Dusun Toluludu, Desa Botumoputi, Kecamatan Tibawa./Sumber : (Media Center)

KOMPARASI.ID –  Pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Gorontalo, Roni Sampir dan Adnan Entengo, resmi memulai kampanye Pilkada Kabupaten Gorontalo 2024 dengan mengusung metode tatap muka atau blusukan. Strategi ini dinilai sebagai wujud nyata kedekatan mereka dengan rakyat.

“Kampanye blusukan ini menunjukkan bahwa Roni dan saya adalah pemimpin yang dekat dan melayani rakyat, bukan sebaliknya,” kata Adnan Entengo usai melakukan kampanye di Dusun Toluludu, Desa Botumoputi, Kecamatan Tibawa, Kamis, (26/9).

Baca Juga :  Bawaslu RI Sebut Pembagian Sembako oleh Peserta Pemilu dan Tim Kampanye, Melanggar Aturan Pemilu 2024

Adnan menilai pendekatan langsung ini memungkinkan adanya komunikasi yang lebih personal dengan warga. “Lewat blusukan, kami bisa berbicara dari hati ke hati. Tanpa sekat, tanpa penghalang. Komunikasi jadi lebih nyaman dan terbuka,” ujarnya.

Lebih lanjut, Adnan menegaskan bahwa metode kampanye ini akan dilaksanakan di seluruh dusun yang ada di Kabupaten Gorontalo. Program-program yang ditawarkan, menurutnya, juga telah disesuaikan dengan kemampuan daerah.

Baca Juga :  Optimisme IRIS di Tengah Kontroversi Verifikasi KTP: Ismet-Risman Siap Melangkah di Pilkada 2024

“Program kami terukur dan realistis, sesuai dengan kondisi daerah,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua Tim Pemenangan Sahabat Rosa, Ruslan Tatu, optimistis dengan tingginya antusiasme masyarakat terhadap pasangan Roni-Adnan. Ia menyebutkan bahwa dukungan di Dusun Toluludu telah mencapai 90 persen.

Baca Juga :  Kapolres Bone Bolango Optimis Selesaikan Kasus Caleg ZIS Tepat Waktu

“Kampanye baru dimulai, dan target kami adalah mengunjungi 808 dusun di Kabupaten Gorontalo. Setelah bertemu dengan 2.050 orang kemarin, kami menargetkan setidaknya 10 orang hadir di setiap titik kunjungan agar masyarakat semakin mengenal calon pemimpin mereka,” ujar Ruslan. (Mc)

Redaktur Komparasi.id