KPU Gorontalo Gencarkan Sosialisasi Pilkada untuk Penyandang Disabilitas

KOMPARASI.ID Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Gorontalo mengadakan sosialisasi dan pendidikan pemilih bagi penyandang disabilitas di Kota Gorontalo.

Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan partisipasi pemilih pada Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Gorontalo mendatang.

Sosialisasi berlangsung di Kelurahan Padebuolo, Kecamatan Kota Timur, Sabtu, (12/10/2024).

Sebanyak 50 penyandang disabilitas yang tergabung dalam Yayasan Disabilitas dan Lansia Putra Mandiri turut berpartisipasi dalam acara ini.

Baca Juga : Pekan Raya Showroom Suzuki Hadir di Gorontalo: Program Menarik dan Hadiah Langsung!

Baca Juga :  KPU Kabupaten Gorontalo Hadiri Pleno Rekapitulasi Pilgub 2024, Komitmen pada Transparansi dan Profesionalisme

Anggota Komisioner KPU Provinsi Gorontalo, Opan Hamsah, menjelaskan bahwa pihaknya menerapkan pendekatan berbeda dalam Pilkada Serentak 2024.

Jika pada pemilu sebelumnya sosialisasi dilakukan dengan mengundang warga ke kantor desa, kali ini KPU mengumpulkan para penyandang disabilitas di satu tempat yang mudah diakses.

Komparasi.id
Keterangan Foto : Penyandang disabilitas mengikuti sosialisasi pemilu 

“Sebelumnya, sosialisasi dilakukan di kantor desa. Namun, untuk Pilkada kali ini, kami memilih tempat yang lebih nyaman bagi para penyandang disabilitas,” kata Opan.

Baca Juga :  KPU Kabupaten Gorontalo Fokus Perbaiki Data Pemilih dan Layanan Pindah Memilih Menjelang Pilkada 2024

Baca Juga : Pengunjung Konser Kotak Geram: Rokok Ditahan, Panitia Malah Merokok

Selain itu, dalam sosialisasi ini, KPU memberikan informasi mengenai tanggal pemilihan, ajakan untuk berpartisipasi, serta tata cara pencoblosan di Tempat Pemungutan Suara (TPS).

Opan juga menambahkan bahwa kegiatan serupa akan digelar di seluruh kabupaten dan kota se-Provinsi Gorontalo, meskipun pelaksanaannya akan disesuaikan dengan anggaran yang tersedia.

Baca Juga :  Bawaslu Provinsi Gorontalo, Pastikan Kesiapan Logistik Pemilu 2024 di PT. Antara Surya Jaya

“Semua kabupaten dan kota akan mendapatkan sosialisasi ini, meski tetap harus disesuaikan dengan anggaran yang ada,” ujarnya.

Di akhir penyampaiannya, Opan berharap sosialisasi ini dapat membuat penyandang disabilitas merasa dihargai dan setara dalam proses demokrasi.

“Kami berharap dengan kegiatan ini, penyandang disabilitas merasa tak ada diskriminasi dalam berpartisipasi di Pilkada Serentak 2024,” tutupnya.