Ribuan Warga Hadiri Apel Siaga Bersama Kotak Band Awasi Pemilu 2024

keterangan foto : Idris Usuli, Ketua Bawaslu Provinsi Gorontalo/komparasi.id
keterangan foto : Idris Usuli, Ketua Bawaslu Provinsi Gorontalo/komparasi.id

KOMPARASI.ID  – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Provinsi Gorontalo siap menggelar acara Apel Siaga dan Gebyar Pengawasan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, serta Walikota dan Wakil Walikota 2024.

Acara ini akan berlangsung pada Sabtu, (12/10/2024), di Stadion Merdeka, Kota Gorontalo, yang terletak di Jalan Drs. Achmad Nadjamuddin No. 35, Limba Dua, Kec. Kota Selatan.

Yang menarik, kegiatan ini akan diramaikan dengan Gebyar Pengawasan Partisipatif yang menghadirkan penampilan spesial dari Kotak Band.

Baca Juga :  KPU Gorontalo Tetapkan 3 Rumah Sakit Rujukan untuk Tes Kesehatan Bacalon Kepala Daerah Pilkada 2024

Acara ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pengawasan dalam pemilihan umum.

Ketua Bawaslu Provinsi Gorontalo, Idris Usuli, menegaskan bahwa kegiatan ini memiliki maksud dan tujuan yang jelas. Pelaksanaan apel dan gebyar ini merupakan tanggung jawab bersama untuk menyampaikan kepada publik tentang pentingnya keterlibatan masyarakat dalam pengawasan pemilu.

keterangan Foto : peserta apel Siaga dan Gebyar Pengawasan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, serta Walikota dan Wakil Walikota 2024/komparasi.id
keterangan Foto : peserta apel Siaga dan Gebyar Pengawasan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, serta Walikota dan Wakil Walikota 2024/komparasi.id

Idris menjelaskan, salah satu tujuan utama acara ini adalah merekrut pengawas partisipatif.

“Caranya sangat mudah; masyarakat hanya perlu mendaftar melalui barcode yang disediakan atau menghubungi Bawaslu Provinsi dengan mencantumkan nomor handphone. Secara otomatis, pendaftar akan menjadi pengawas partisipatif,” tambahnya.

Baca Juga :  KPU Bone Bolango Gelar Apel Pagi Persiapan Tahapan Pemilu 2024

Lebih lanjut, nomor handphone yang terdaftar akan terhubung dengan call center Bawaslu, memungkinkan pengawas partisipatif untuk melaporkan pelanggaran yang terjadi di daerah masing-masing.

“Pendaftar juga diminta untuk mencantumkan nama, nomor handphone, dan foto diri. Setiap anggota yang terdaftar akan mendapatkan kartu sebagai tanda pengawas partisipatif Provinsi Gorontalo,” imbuh Idris.

Sampai saat ini, tercatat sekitar 10 ribu pendaftar, dan jumlah ini diperkirakan akan terus bertambah. Namun, Idris menyampaikan permohonan maaf terkait penundaan waktu pelaksanaan gebyar, yang awalnya dijadwalkan pukul 20.00 menjadi pukul 16.00.

Baca Juga :  Pasangan IRIS Berencana Menggugat ke DKPP, Ini Respon Ketua KPU Bonbol Sutenty Lamuhu

Dia juga meminta maaf atas kesulitan yang dialami banyak masyarakat yang berusaha mendaftar.

“Kami menyadari betapa antusiasnya masyarakat untuk bergabung sebagai relawan pengawas partisipatif. Bagi yang belum terdaftar, kami mohon maaf dan pihak penyelenggara akan membuka link baru agar semua dapat mendaftar,” pungkasnya.

Redaktur Komparasi.id