Primbon Jawa Sabtu Legi, 19 April 2025: Hari Baik untuk Hubungan Sosial dan Usaha Kecil

KOMPARASI.ID  – Menurut penanggalan Jawa, hari ini Sabtu (19/4/2025) bertepatan dengan Sabtu Legi. Dalam hitungan primbon Jawa, Sabtu memiliki nilai neptu 9 dan Legi bernilai 5, sehingga total neptu hari ini adalah 14.

Dalam kepercayaan masyarakat Jawa, weton Sabtu Legi diyakini membawa sifat-sifat yang simpatik, bijaksana, dan memiliki kemampuan menjalin hubungan sosial yang kuat. Orang yang lahir pada weton ini dikenal mudah bergaul, disukai banyak orang, serta memiliki semangat tinggi dalam meraih cita-cita.

Baca Juga :  Royal Mystical of Egypt, Konsep Unik Grand Q Gorontalo Sambut 2026

Namun, mereka juga cenderung emosional, kurang sabar, dan boros jika tidak bisa mengendalikan diri. Oleh karena itu, hari ini disarankan untuk memperkuat kesabaran dan menghindari konflik, terutama di ruang publik maupun media sosial.

Cocok untuk Hubungan dan Bisnis

Sabtu Legi dianggap sebagai hari yang baik untuk memperkuat hubungan sosial, seperti mengadakan pertemuan keluarga, silaturahmi, hingga pertemuan bisnis skala kecil. Kegiatan yang melibatkan banyak orang dan komunikasi interpersonal dinilai akan lebih mudah berjalan lancar.

Baca Juga :  Ngopi Sambil Mabar, Kawsar Coffee Gelar Turnamen Mobile Legends Offline

Secara spiritual, Sabtu Legi juga sering dipilih untuk memulai laku tirakat atau ziarah ke makam leluhur. Dalam budaya Jawa, hari ini membawa nuansa kebijaksanaan dan penghormatan terhadap nilai-nilai tradisi.

Soal Jodoh dan Rezeki

Dari sisi jodoh, pemilik weton Sabtu Legi diyakini cocok dengan orang yang memiliki neptu 7, 10, atau 13, seperti weton Selasa Kliwon atau Jumat Wage. Kombinasi ini dipercaya bisa menciptakan keseimbangan dalam hubungan, karena mampu menenangkan sifat emosional dan memperkuat kesetiaan.

Baca Juga :  Lari Tipis-tipis Hadiah Fantastis, ASN Dapat Harga Spesial di Gorontalo Fun Run 2025

Sementara itu, dalam urusan rezeki, hari ini termasuk dalam kategori netral-cenderung baik. Mereka yang bekerja di sektor kreatif, jasa, atau perdagangan kecil berpotensi memperoleh hasil yang memuaskan, asalkan dibarengi dengan perhitungan matang dan niat yang tulus.

Walau tak semua orang mempercayai primbon secara harfiah, sebagian masyarakat masih menjadikannya panduan dalam memilih hari baik maupun mengenali karakter diri. Sebagai warisan budaya leluhur, primbon tetap menjadi bagian dari kearifan lokal yang terus dilestarikan.