Banjir Putus Akses Pertanian di Wonosari, Ridwan Monoarfa Minta Jembatan Darurat Segera Dibangun

keterangan Foto : Wakil Ketua DPRD Provinsi Gorontalo Tinjau Infrastruktur Pasca Banjir di Wonosari
keterangan Foto : Wakil Ketua DPRD Provinsi Gorontalo Tinjau Infrastruktur Pasca Banjir di Wonosari

KOMPARASI.ID Hujan deras yang mengguyur wilayah Kecamatan Wonosari menyebabkan banjir besar di Desa Harapan. Akibatnya, sebuah jembatan penghubung yang menjadi akses utama bagi aktivitas pertanian warga putus total.

Wakil Ketua I DPRD Provinsi Gorontalo, Ridwan Monoarfa, bersama Bupati Boalemo, Rum Pagau, turun langsung ke lokasi.

Baca Juga :  Rayakan HUT ke-129, BRI Gorontalo Gelar Khitanan Massal Gratis untuk 129 Anak

Mereka meninjau kondisi SMK Pertanian yang turut terdampak serta melihat langsung titik jembatan yang ambruk.

“Ini bukan sekadar jembatan yang putus. Ini adalah urat nadi bagi para petani di sini,” kata Ridwan kepada wartawan di lokasi. Sabtu (12/4/25)

Menurutnya, aktivitas pertanian masyarakat menjadi sangat terganggu sejak akses terputus. Arus distribusi hasil panen, suplai logistik, dan kegiatan siswa di SMK Pertanian praktis lumpuh.

Baca Juga :  Dinkes Kabgor Siapkan Integrasi Seluruh Puskesmas

Ia mendorong agar pemerintah daerah segera membangun jembatan darurat dalam waktu satu hingga dua hari ke depan.

“Ini harus ditangani cepat. Sembari jembatan darurat dibangun, perlu disiapkan desain dan anggaran untuk jembatan permanen,” tegasnya.

Baca Juga :  KRI dr.Radjiman Wedyodiningrat-992 Kirim Bantuan untuk Palestina, Menhan Prabowo 'waspada Situasi Laut Merah'

Kunjungan ini juga menjadi momentum bagi pemerintah untuk meninjau kembali infrastruktur di kawasan rawan banjir. Ridwan menekankan pentingnya mitigasi bencana yang lebih sistematis agar kejadian serupa tidak terus berulang.


**Cek berita dan artikel terbaru Komparasi.id dengan mengikuti WhatsApp Channel

Redaktur Komparasi.id