Reses Dapil III, DPRD Provinsi  Gorontalo Bahas PENAS dan 33 Jembatan Rusak Parah di Kabupaten Gorontalo

KOMPARASI.ID – Pimpinan dan Anggota DPRD Provinsi Gorontalo Daerah Pemilihan (Dapil) III Gorontalo A melaksanakan kunjungan kerja dalam rangka reses ke Pemerintah Kabupaten Gorontalo, Senin (2/2/2026).

Rombongan dipimpin Ketua Tim Reses Dapil III Gorontalo A, Paris Jusuf, dan diterima langsung oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Gorontalo bersama jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait.

Paris menyampaikan apresiasi atas sambutan yang diberikan pemerintah daerah. Ia menegaskan, reses merupakan agenda resmi DPRD untuk menyerap aspirasi masyarakat serta menghimpun berbagai persoalan daerah sebagai bahan perumusan kebijakan di tingkat provinsi.

“Reses ini menjadi momentum memperkuat koordinasi antara DPRD provinsi dan pemerintah kabupaten agar program pembangunan berjalan selaras,” ujarnya.

Kabupaten Gorontalo Bersiap Jadi Tuan Rumah PENAS

Sekretaris Daerah Kabupaten Gorontalo, Sugondo Makmur, dalam paparannya menyampaikan sejumlah isu strategis daerah. Salah satunya, kesiapan Kabupaten Gorontalo menjadi tuan rumah Pekan Nasional (PENAS) dalam lima bulan ke depan.

Baca Juga :  Gustam Ismail Pantau Pemanfaatan Hibah di Masjid Al Madani

Menurutnya, dukungan Pemerintah Provinsi Gorontalo sangat dibutuhkan agar pelaksanaan kegiatan berskala nasional tersebut berjalan sukses.

Selain itu, ia memaparkan perkembangan Rumah Sakit Dunda yang kini mengalami peningkatan layanan, termasuk kemampuan menangani pasien penyakit jantung. Meski demikian, sejumlah fasilitas penunjang masih dalam tahap pembangunan dan penyempurnaan.

24 Ruas Jalan Diusulkan, 33 Jembatan Rusak Parah

Di sektor infrastruktur, Sugondo menegaskan kondisi jalan dan jembatan di Kabupaten Gorontalo masih memerlukan perhatian serius.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Gorontalo mengusulkan 24 ruas jalan prioritas, sebagian besar untuk menunjang kesiapan daerah menghadapi PENAS. Dari jumlah tersebut, empat ruas jalan dinilai sangat mendesak dan telah dilengkapi Detail Engineering Design (DED).

Baca Juga :  Anggota DPRD Provinsi Gorontalo Hadiri Upacara Penurunan Bendera HUT RI ke-80

Selain itu, dari total 225 jembatan di Kabupaten Gorontalo, sebanyak 33 unit dilaporkan dalam kondisi rusak parah dan membutuhkan penanganan segera. Hingga kini, bantuan pembangunan jembatan yang diterima baru satu unit, berlokasi di Desa Molalahu.

Usulan perbaikan jalan tersebut juga telah diteruskan ke Balai Jalan dan telah dilakukan survei lapangan. Bahkan, dalam rangka persiapan PENAS, Pemerintah Kabupaten Gorontalo diminta langsung oleh Gubernur Gorontalo untuk menginventarisasi seluruh kebutuhan infrastruktur pendukung.

Reses Dilanjutkan Tinjauan Lapangan

Sementara itu, Sekretaris DPRD Provinsi Gorontalo, Rifli M. Katili, menjelaskan bahwa kunjungan ini merupakan awal pelaksanaan reses DPRD Provinsi Gorontalo di Dapil III Gorontalo A.

Baca Juga :  SDN 13 Tolinggula Nyaris Sepi Wakil Ketua 1 DPRD Provinsi Gorontalo Soroti Akses Pendidikan

“Isu yang dibahas meliputi pembangunan daerah, khususnya infrastruktur jalan, jembatan, perumahan, lingkungan hidup, hingga kepemudaan. Aspirasi tersebut disampaikan oleh Dinas PUPR, Dinas Perkim, serta BPBD,” ujarnya.

Ia menambahkan, agenda reses akan dilanjutkan dengan peninjauan langsung ke lapangan oleh pimpinan dan anggota DPRD guna memverifikasi kondisi riil di masyarakat.

“Di akhir masa reses, Rabu mendatang, direncanakan pertemuan lanjutan antara DPRD Provinsi Gorontalo dan Bupati beserta jajaran untuk menyelaraskan hasil lapangan serta menegaskan pembagian kewenangan antara pemerintah provinsi dan kabupaten,” pungkasnya.

Redaktur Komparasi.id