Jangan Lewatkan! Ini Keutamaan dan Tanda-Tanda Lailatul Qadar di 10 Malam Terakhir Ramadan

KOMPARASI.ID – Ramadan segera memasuki fase akhir. Umat Islam kini bersiap menyambut sepuluh malam terakhir yang diyakini menyimpan satu malam istimewa, yakni Lailatul Qadar.

Lailatul Qadar disebut sebagai malam yang lebih baik dari 1.000 bulan atau setara dengan lebih dari 83 tahun ibadah. Keutamaan tersebut ditegaskan dalam Al-Qur’an Surah Al-Qadr ayat 1-3:

“Sesungguhnya Kami telah menurunkannya (Al-Qur’an) pada malam Lailatul Qadar. Dan tahukah kamu apakah malam Lailatul Qadar itu? Malam Lailatul Qadar itu lebih baik daripada seribu bulan.”

Ayat tersebut menjelaskan kemuliaan malam Lailatul Qadar sekaligus menjadi pengingat bagi umat Islam agar memaksimalkan ibadah pada penghujung Ramadan.

Keutamaan Lailatul Qadar

Terdapat sejumlah keutamaan Lailatul Qadar yang disebutkan dalam Al-Qur’an dan hadis.

Baca Juga :  Tol Laut, Pilihan Hemat Pemudik Akhir Tahun 2024

1. Malam turunnya Al-Qur’an
Lailatul Qadar menjadi istimewa karena pada malam itulah Al-Qur’an pertama kali diturunkan sebagai petunjuk bagi umat manusia.

2. Turunnya malaikat
Dalam Surah Al-Qadr ayat 4 dijelaskan bahwa para malaikat dan Ruh (Malaikat Jibril) turun dengan izin Allah untuk mengatur segala urusan pada malam tersebut.

3. Pengampunan dosa
Rasulullah SAW bersabda, “Barang siapa yang menghidupkan Lailatul Qadar karena iman dan mengharap pahala, maka diampuni dosa-dosanya yang telah lalu.” (HR Bukhari dan Muslim).

Hadis ini menjadi dasar anjuran untuk memperbanyak ibadah, seperti salat malam, membaca Al-Qur’an, dan berzikir.

Tanda-Tanda Lailatul Qadar

Sejumlah hadis juga menyebutkan beberapa tanda Lailatul Qadar.

Baca Juga :  Wamenkum Tegaskan KUHP Baru Tidak Bisa Jalan Tanpa KUHAP Baru

Pertama, suasana malam terasa tenang dan damai, tidak terlalu panas maupun dingin.

Kedua, pada pagi harinya matahari terbit dengan cahaya yang lembut dan tidak menyilaukan, sebagaimana disebutkan dalam riwayat Muslim.

Ketiga, sebagian orang merasakan ketenangan dan kelapangan hati yang berbeda dari malam-malam biasanya.

Meski demikian, para ulama mengingatkan agar umat Islam tidak hanya terpaku pada tanda-tanda, melainkan fokus memperbanyak ibadah di seluruh malam pada sepuluh hari terakhir Ramadan.

Waktu Mencari Lailatul Qadar

Rasulullah SAW menganjurkan untuk mencari Lailatul Qadar pada malam ganjil di sepuluh malam terakhir Ramadan.

“Carilah Lailatul Qadar pada malam ganjil di sepuluh malam terakhir Ramadan.” (HR Bukhari dan Muslim).

Baca Juga :  Sejarah Kepemimpinan Perempuan di Gorontalo

Dengan demikian, malam ke-21, 23, 25, 27, dan 29 Ramadan menjadi waktu yang paling dianjurkan untuk meningkatkan ibadah.

Doa yang Dianjurkan

Aisyah RA pernah bertanya kepada Rasulullah SAW mengenai doa yang sebaiknya dibaca jika bertemu Lailatul Qadar. Beliau mengajarkan doa berikut:

“Allahumma innaka ‘afuwwun tuhibbul ‘afwa fa’fu ‘anni.” (HR Tirmidzi).

Doa tersebut bermakna permohonan ampun kepada Allah SWT yang Maha Pemaaf dan mencintai pemaafan.

Menjelang berakhirnya Ramadan, sepuluh malam terakhir menjadi kesempatan bagi umat Islam untuk meningkatkan kualitas ibadah.

Lailatul Qadar diyakini sebagai momentum pengampunan dan keberkahan, sehingga dianjurkan untuk tidak melewatkannya dengan kesibukan yang tidak mendesak.