Kader Posyandu Bone Bolango Didorong Aktif Jemput Kebutuhan Masyarakat

KOMPARASI.ID –  Peran kader Posyandu di Kabupaten Bone Bolango didorong tidak berhenti pada pelaksanaan kegiatan rutin. Kader diminta lebih aktif mengenali persoalan di tengah masyarakat dan memberikan pelayanan sesuai bidang tugas masing-masing.

Ketua Tim Pembina Posyandu Kabupaten Bone Bolango, Ruwaida Ismet Mile, mengatakan perubahan peran tersebut penting agar Posyandu semakin kuat sebagai ujung tombak pelayanan masyarakat di tingkat desa.

“Kalau kader, tanpa diperintah bergerak, berjalan ke sana kemari, membina masyarakat sesuai bidang tugasnya masing-masing,” ujar Ruwaida saat menghadiri Bimbingan Teknis (Bimtek) Peningkatan Kapasitas Pengurus Posyandu 6 Bidang Standar Pelayanan Minimal (SPM) di Desa tingkat Kabupaten Bone Bolango Tahun 2026 di BPU Kabila, Senin (24/8/2026).

Menurut Ruwaida, kader perlu memiliki kapasitas sekaligus inisiatif untuk menjalankan perannya. Dengan demikian, keberadaan Posyandu tidak hanya terlihat ketika ada kegiatan, tetapi juga hadir dalam kehidupan masyarakat sehari-hari.

Baca Juga :  MTQ ke-XII Bone Bolango Resmi Ditutup, Lahirkan Wakil Terbaik Menuju Tingkat Provinsi

Bimtek tersebut menjadi salah satu upaya meningkatkan kemampuan pengurus Posyandu. Namun, pelaksanaannya masih dilakukan secara bertahap karena keterbatasan anggaran.

Pada tahap awal, peserta berasal dari empat daerah pemilihan, yakni Kabila, Suwawa, Tapa, dan Bone Pesisir. Masing-masing kecamatan diwakili tiga desa dengan kader dari Posyandu yang telah memenuhi standar pelayanan minimal.

Ruwaida memastikan kader maupun Posyandu yang belum memperoleh kesempatan mengikuti pelatihan akan mendapatkan pembinaan pada agenda berikutnya.

“Insya Allah nanti kita akan buat lagi untuk yang belum ikut, karena anggaran kali ini sangat terbatas. Mana yang dapat dijangkau, itu yang kita laksanakan hari ini,” katanya.

Baca Juga :  Pertemuan Emosional di Pintu Lapas II A Gorontalo Saat Hamim Pou Turun dari Mobil Tahanan

Posyandu Berprestasi Harus Terus Dibina

Selain meningkatkan kapasitas kader, Ruwaida menekankan pentingnya menjaga keterlibatan lintas organisasi perangkat daerah (OPD) dalam pembinaan Posyandu.

Hal itu berkaitan dengan keberhasilan Posyandu Bone Bolango meraih Juara I Lomba Posyandu Berprestasi Tingkat Provinsi Gorontalo 2026.

Menurut Ruwaida, pencapaian tersebut bukan hasil kerja satu organisasi atau satu kelompok. Keberhasilan itu merupakan hasil kolaborasi Posyandu, Dinas Kesehatan, dan OPD yang menjadi pengampu berbagai bidang pelayanan.

“Ini tidak mungkin kerja sendiri oleh Posyandu ataupun Dinas Kesehatan. Ini semua atas kerja sama para OPD, terutama OPD pengampu,” tegasnya.

Prestasi di tingkat provinsi, kata dia, justru harus menjadi alasan untuk memperkuat pembinaan, bukan membuat pendampingan berhenti.

Posyandu Bone Bolango kini akan menghadapi tahapan penilaian di tingkat nasional. Karena itu, seluruh OPD diminta tetap terlibat dalam meningkatkan kualitas pelayanan dan pendampingan.

Baca Juga :  Ekonomi Tumbuh 5,04 Persen, Bone Bolango Catat Surplus dan Perbaikan Kesejahteraan

Ruwaida juga membuka peluang regenerasi bagi Posyandu yang akan mengikuti kompetisi pada tahun-tahun berikutnya.

Posyandu yang telah meraih prestasi akan menjadi bagian dari pengalaman dan pembelajaran, sedangkan kesempatan berikutnya dapat diberikan kepada Posyandu lain yang dinilai memiliki kemampuan untuk tampil sebagai yang terbaik.

“Ke depan kita akan memilih lagi siapa yang juara di antara Posyandu-Posyandu lainnya,” ujarnya.

Dengan pola pembinaan tersebut, pemerintah daerah berharap Posyandu di Bone Bolango tidak hanya mampu berprestasi dalam perlombaan, tetapi juga semakin responsif terhadap kebutuhan masyarakat di tingkat desa.


**Cek berita dan artikel terbaru Komparasi.id dengan mengikuti WhatsApp Channel

Redaktur Komparasi.id