Coffee Shop Baru di Gorontalo, Setapak Coffee Tawarkan Konsep Ngopi di Lorong

Setapak coffee hadirkan kopi berkualitas
Setapak coffee hadirkan kopi berkualitas

KOMPARASI.ID – Di balik riuh Jalan Samratulangi, tepatnya di Lorong (LR) atau Gang Olaminet, Kelurahan Limba U1, Kecamatan Kota Selatan, hadir sebuah coffee shop klasik bernama Setapak Coffee.

Kedai ini menawarkan pengalaman menikmati kopi di ruang yang jauh dari kebisingan jalan utama. (30/12/2025)

Setapak Coffee hadir sebagai alternatif tongkrongan bagi mahasiswa dan pekerja kantoran yang mendambakan suasana tenang, sederhana, dan akrab.

Konsepnya tidak mengandalkan keramaian, melainkan keteduhan lorong yang justru menjadi daya tarik utama.

Nama Setapak Coffee merepresentasikan jalan setapak yang membelah gang tersebut. Filosofinya sederhana, setiap langkah kecil bisa membawa cerita, termasuk lewat secangkir kopi.

Baca Juga :  Xiaomi Pad 6 Pro, Tablet Unggulan dengan Performa Tinggi, Layar Canggih, dan Desain Premium

Coffee shop ini resmi diluncurkan pada 24 Desember 2025, dengan konsep bar terbuka yang langsung menghadap lorong. Di depan bar, kursi-kursi disediakan untuk menikmati kopi sambil berbincang santai.

Menariknya, Setapak Coffee lahir dari semangat kakak beradik yang ingin menghidupkan kembali suasana lorong.

Mereka percaya, gang atau lorong bukan sekadar jalur lalu lintas warga, melainkan ruang sosial yang bisa kembali ramai dan bermakna.

Lorong Olaminet sendiri menyimpan jejak sejarah sosial. Dahulu, gang ini kerap menjadi tempat nongkrong dan disinggahi sejumlah artis papan atas ibu kota.

Salah satunya, Rey Nineball, yang pernah hadir dan membaur bersama masyarakat saat malam pasang lampu di Gorontalo.

Baca Juga :  Peekaboo Festival 2024, Panggung Musik dan Kreativitas Lokal di Gorontalo

Seiring waktu, lorong ini perlahan sunyi hingga akhirnya Setapak Coffee hadir sebagai upaya menghidupkan kembali denyutnya.

Setapak Coffee kala siang hari
Keterangan foto: Setapak Coffee kala siang hari

Secara lokasi, Setapak Coffee terbilang strategis. Kedai ini berada tak jauh dari Kampus Universitas Negeri Gorontalo (UNG), Ichsan Gorontalo, serta pusat kota.

Kehadiran barista dari kalangan Gen Z turut memberi sentuhan segar, sekaligus mendekatkan kedai ini dengan segmen anak muda.

Soal harga, Setapak Coffee tetap ramah di kantong. Beragam minuman kopi dan non-kopi ditawarkan dengan banderol terjangkau, menjadikannya pilihan ideal bagi mahasiswa maupun pekerja yang ingin menikmati kopi tanpa harus merogoh kocek dalam.

Baca Juga :  Hiu Paus Botubarani, Primadona Wisata Gorontalo yang Tak Pernah Redup

Soal menu, Setapak Coffee menawarkan beragam pilihan minuman dengan harga ramah di kantong.

Untuk kategori espresso based, tersedia menu Arca Rp17.000, Amerkisa Rp18.000, Butterscotch Rp17.000, Caramel Rp17.000, Royal Latte Rp17.000, serta Nut Blend Rp17.000.

Sementara pada kategori milk based, pengunjung dapat menikmati Matcha, Chocolate, Red Velvet, dan Taro, yang masing-masing dibanderol dengan harga Rp15.000 per gelas.

Di tengah tren coffee shop modern, Setapak Coffee memilih jalan berbeda, menghadirkan kopi, cerita, dan kehangatan di sebuah lorong yang pernah sunyi kini kembali hidup.