BPN Bone Bolango Segera Salurkan Uang Ganti Rugi Lahan agi Warga Terdampak PSN

Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Bone Bolango/ foto : Randa Damaling

KOMPARASI.ID –  Upaya menangani dampak dari Proyek Strategis Nasional (PSN) Bendungan Bolango Ulu, Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Bone Bolango, menggelar kegiatan penyerahan uang ganti rugi lahan. Acara berlangsung di Kantor Pertanahan Bone Bolango pada Kamis (28/03/2024).

Kegiatan ini menjadi titik terang bagi puluhan masyarakat yang terdampak langsung oleh pembangunan proyek tersebut.  Antusiasme mereka meningkat mengingat mendekati momen diresmikannya Bendungan Bolango Ulu oleh Presiden Joko Widodo.

Baca Juga :  Bappeda Litbang Bone Bolango Raih Kepercayaan Sebagai Mitra Penyelenggara MSIB Batch 7

Kepala Kantor Pertanahan Bone Bolango Mega Putri Sari, mengatakan, Pemerintah melalui Badan Wilayah Sungai (BWS) Sulawesi II, telah mengalokasikan dana sebesar 600 miliar rupiah untuk proses ganti rugi kepada masyarakat di Kecamatan Bolango Ulu. Dana tersebut terbagi atas 723 bidang tanah dan lebih dari seribu bidang non-tanah.

Proses penyaluran uang ganti rugi lahan ini dilakukan secara bertahap, dimulai dengan 14 warga terdampak yang saat ini menunggu pencairan oleh Lembaga Manajemen Aset Negara (LMAN).

Baca Juga :  Cegah HIV/AIDS, 22 Faskes di Bone Bolango Sediakan Layanan Skrining dan Pengobatan Gratis
Kepala Kantor Pertanahan Bone Bolango, Mega Putri Sari

Mega Putri Sari, juga menjelaskan, proses verifikasi data tanah warga, BPN memakan waktu yang cukup lama. Setelah itu, data akan diserahkan kepada BWS dan selanjutnya diproses oleh LMAN.

Baca Juga :  Bupati Merlan Bahas Perbaikan Infrastruktur Pasca Bencana Alam dengan Kepala BWS Sulawesi II

“Setelah berkas divalidasi oleh kami, langkah berikutnya adalah penyerahan langsung ke Lembaga Manajemen Aset Negara,” ungkap Mega.

Dia juga menambahkan, masih ada 58 berkas yang belum tervalidasi hingga saat ini, namun pegawai Kantor Pertanahan Bone Bolango sedang berupaya keras untuk menyelesaikannya sesegera mungkin.


**Cek berita dan artikel terbaru Komparasi.id dengan mengikuti WhatsApp Channel

Redaktur Komparasi.id