Nelson-Kris Peringati Maulid Nabi Bersama Anak Yatim

Bapaslon Gubernur dan Wakil Gubernur Gorontalo, Nelson - Kris saat menyelenggarakan Doa dan Dzikir bersama anak Yatim Piatu di Kota Gorontalo, Minggu (15/09/2024).(Foto: Randa/Komparasi.id)
Bapaslon Gubernur dan Wakil Gubernur Gorontalo, Nelson - Kris saat menyelenggarakan Doa dan Dzikir bersama anak Yatim Piatu di Kota Gorontalo, Minggu (15/09/2024).(Foto: Randa/Komparasi.id)

KOMPARASI.ID – Bakal Pasangan Calon (Bapaslon) Gubernur dan Wakil Gubernur Gorontalo Nelson Pomalingo dan Kris Wartabone menghadiri acara doa dan dzikir bersama di Hotel Grand Zanur, Minggu (15/09/2024).

Kegiatan yang berlangsung dalam rangka memperingati Maulid nabi Muhammad SAW ini digelar bersama puluhan anak yatim piatu yang ada di beberapa panti asuhan di Kota Gorontalo.

Baca Juga :  ROAD Diyakini Mampu Bawa Perubahan, Relawan Sebut Roni-Adnan Komitmen dan Berintegritas

Dalam penyampaiannya, Nelson mengatakan bahwa dalam suasana Maulid Nabi Muhammad SAW ini, setiap pemimpin daerah harus memetik keteladanan dari Rasulullah.

Baca Juga : Pasangan Sang Patriot, Nelson-Kris Siap Maju di Pilgub Gorontalo 2024

Sifat keteladanan Nabi Muhammad SAW ini, kata Nelson, bisa menciptakan kesejahteraan di dalam masyarakat.

“Kita berharap dengan memperingati maulid nabi ini ada keteladanan yang harus kita ambil sehingga bisa melahirkan pemimpin yang minimal mengikuti apa menjadi ajaran beliau,” kata Nelson.

Baca Juga :  Opan Hamzah Minta Peran Wartawan Dorong Partisipasi Pemilih

“Termasuk pada tahun ini ada pemilihan serentak baik gubernur dan bupati maupun walikota,” lanjutnya.

Lebih lanjut, dalam penjelasannya Nelson memberikan perhatian khusus kepada anak yatim di Gorontalo untuk bisa dilibatkan di setiap kegiatan keagamaan.

Baca Juga : Nelson-Kris Tampil Memukau di KPU Gorontalo dengan Baju Garis Hitam-Putih yang Sarat Makna

Baca Juga :  Ismet Mile Ungkap Keberhasilannya Menurunkan Angka Kemiskinan di Bone Bolango

Sehingga saat terpilih menjadi Gubernur Gorontalo, maka dirinya akan memperhatikan khusus terhadap kegiatan keagamaan dan setiap pengurus tempat ibadah.

“Perhatian ini tentu saja bukan hanya akan menaungi umat muslim saja tapi semua agama yang dianut oleh masyarakat Provinsi Gorontalo,” pungkasnya.(*)