KOMPARASI.ID – Polda Gorontalo mengeluarkan imbauan kepada masyarakat untuk tidak melakukan konvoi atau pawai pasca pemilu.
Langkah ini bertujuan menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di wilayah Gorontalo agar tetap kondusif.
Kabid Humas Polda Gorontalo, AKBP Desmont Harjendro A.P, S.I.K., M.T., menegaskan imbauan tersebut diberlakukan sembari menunggu hasil resmi dari Komisi Pemilihan Umum (KPU).
“Imbauan kami jelas, konvoi dan pawai untuk tidak dilaksanakan sampai hasil resmi KPU diumumkan,” ujar Desmont, Selasa (28/11).
Desmont menjelaskan, larangan tersebut bertujuan mengantisipasi potensi gesekan antarpendukung.
Polda Gorontalo, menurutnya, berkomitmen untuk menjaga netralitas dan tidak memihak pada pasangan calon (paslon) manapun.
Polda tidak memberikan izin untuk konvoi atau pawai, siapa pun yang melakukannya, karena ini bisa memicu gesekan di masyarakat.
“Hal ini berlaku untuk seluruh paslon, baik di tingkat gubernur, wali kota, maupun bupati,” tegasnya.
Ia menambahkan, masyarakat yang ingin merayakan dapat melakukannya dengan cara yang lebih damai, seperti doa bersama, selama tidak mengganggu aktivitas dan kepentingan umum.
“Rayakan dengan cara yang lebih positif. Jangan sampai euforia justru mengganggu aktivitas dan kepentingan umum.”tandasnya.










Leave a Reply