Save 20% off! Join our newsletter and get 20% off right away!

Sekda Ishak Ntoma Sebut Peran KAHMI, FORHATI, dan HMI Penggerak Perubahan Membangun Daerah dan Bangsa

KOMPARASI.ID – Sekretaris Daerah Bone Bolango, Ishak Ntoma, dengan penuh semangat membuka Musyawarah Daerah (Musda) ke-4 Majelis Daerah KAHMI dan FORHATI Kabupaten Bone Bolango. Acara berlangsung di Bandayo Rumah Dinas Bupati pada Jumat (8/3/2024).

Dalam kesempatan yang berharga ini, Sekda Ishak Ntoma menyampaikan serangkaian pesan kepada para kader KAHMI, FORHATI, dan HMI. Ia menekankan pentingnya bagi organisasi ini untuk tidak hanya bersifat dekoratif, melainkan juga berperan aktif dalam memberikan kontribusi berupa kajian dan masukan yang berguna bagi kemajuan daerah dan bangsa.

Baca Juga :  Safira Wartabone Jabat Pjs Dirut Perumda Tirta Bulango

“Organisasi ini harus mampu memberikan warna pada segala lapisan struktur pemerintahan atau organisasi yang menjadi bagian dari tugas kita.”tuturnya

Pengkaderan harus terus berjalan, dan organisasi ini harus menjadi penggerak utama dalam memberikan kajian-kajian yang relevan, mengenai berbagai permasalahan yang dihadapi, seperti kemiskinan, stunting, kebodohan, pengangguran, bahkan praktik politik yang merugikan.

Baca Juga :  Memperkuat Partisipasi: Persiapan Menuju Pemilu Serentak 2024 di Bone Bolango

Menurut Panglima ASN Bone Bolango tersebut, KAHMI, FORHATI, dan HMI adalah organisasi yang patut dihormati dan menjadi panutan bagi para mahasiswa.

Para kadernya diharapkan selalu aktif dalam berbagai forum diskusi dan kajian. Dalam era kemajuan teknologi seperti sekarang dan masa depan yang diproyeksikan hingga lima tahun ke depan, organisasi ini diharapkan mampu mempersiapkan diri dan kader-kadernya untuk menjadi pemimpin yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki keimanan yang kokoh.

Baca Juga :  Bupati Bone Bolango Ajak ASN Maksimalkan Momentum Idul Fitri untuk Transformasi Kreatif dalam Pelayanan Masyarakat

“Kita harus menyadari sepenuhnya bahwa di antara semua organisasi di Indonesia, hanya KAHMI, FORHATI, dan HMI yang memiliki visi, misi, dan ideologi yang berlandaskan pada nilai-nilai Islam,” tandasnya dengan penuh keyakinan.