Save 20% off! Join our newsletter and get 20% off right away!

Waspada Banjir di Kota Gorontalo, Hujan Lebat Rendam Sejumlah Wilayah

KOMPARASI.ID, Gorontalo – Hujan dengan intensitas lebat yang berlangsung sejak pagi hingga malam ini telah mengakibatkan nyaris seluruh wilayah pusat Kota Gorontalo terendam banjir.(10/7/2024)

Curah hujan yang tinggi ini menyebabkan sejumlah ruas jalan utama protokol terendam banjir dengan ketinggian air melebihi lutut orang dewasa, sehingga tidak memungkinkan lagi untuk dilalui oleh kendaraan.

Pemerintah setempat mengimbau warga untuk menghindari sejumlah jalan dan wilayah yang terkena dampak banjir untuk sementara waktu. Berikut adalah daftar jalan dan wilayah yang sebaiknya dihindari:

Baca Juga :  Jurnalis di Bolmut Diduga Diintervensi Terkait Berita Ijazah Palsu

– Depan SPBU Agus Salim

– Jl. Mohamad Yamin

– Jl. Imam Bonjol

– Jl. Achmad Nadjamuddin

– Jl. Jenderal Sudirman

– Jl. Sarini Abdullah

– Kampung Bugis

– Jl. Kancil

– Talumolo

– Leyato

– Kabila Bone

Baca Juga :  Kapolres Gorontalo Kota Lakukan Pengecekan Kesiapan Operasi Ketupat Otanaha 1445 H

– Pohe

– Bongo

– Benteng Otanaha

Banjir ini tidak hanya mengganggu aktivitas sehari-hari warga tetapi juga dapat menimbulkan risiko keselamatan.

Oleh karena itu, masyarakat diimbau untuk tetap waspada dan mematuhi arahan dari pihak berwenang.

Jangan memaksakan diri untuk melintasi jalan yang tergenang air, serta selalu pantau perkembangan cuaca melalui sumber-sumber informasi yang terpercaya.

Selain itu, bagi warga yang tinggal di daerah rawan banjir, disarankan untuk segera mencari tempat yang lebih aman dan mengamankan barang-barang berharga ke tempat yang lebih tinggi.

Baca Juga :  Sebut Kenakalan Remaja sebagai Kreativitas, Wakasek Kesiswaan Minta Maaf

Pemerintah dan petugas terkait saat ini sedang berupaya semaksimal mungkin untuk menangani situasi ini dan memberikan bantuan kepada warga yang terdampak.

Tetap waspada, jaga keselamatan diri dan keluarga, serta saling membantu satu sama lain dalam menghadapi bencana ini.