Pemkab Gorontalo Gelar Rakor Pengembangan Kompetensi Aparatur

Penjabat Sekretaris Daerah, Kabupaten Gorontalo, Haris Suparto Tome saat membuka rapat koordinasi (rakor) Kebutuhan Pengembangan Kompetensi Aparatur pada Kamis (26/9/2024). (Foto : Dok. Humas)
Penjabat Sekretaris Daerah, Kabupaten Gorontalo, Haris Suparto Tome saat membuka rapat koordinasi (rakor) Kebutuhan Pengembangan Kompetensi Aparatur pada Kamis (26/9/2024). (Foto : Dok. Humas)

KOMPARASI.ID – Pemerintah Kabupaten Gorontalo menggelar rapat koordinasi (rakor) Kebutuhan Pengembangan Kompetensi Aparatur pada Kamis (26/9/2024).

Dalam sambutannya saat memimpin rakor tersebut, Penjabat Sekretaris Daerah, Kabupaten Gorontalo, Haris Suparto Tome menekankan pentingnya pengembangan kompetensi Aparatur Sipil Negara (ASN).

Menurutnya hal ini perlu dilakukan agar ASN lebih adaptif terhadap perubahan, terutama di era perkembangan teknologi yang semakin pesat.

“Kompetensi sangat penting untuk meningkatkan kapabilitas ASN. Pengembangan ini harus dikejar tidak hanya melalui pelatihan di tempat kerja, tetapi juga melalui struktur formal,” kata Haris.

Baca Juga :  Kolaborasi Mahasiswa Poltekes Gorontalo dan Pemerintah Kabupaten Gorontalo dalam Pencegahan Stunting dan Penyakit Menular

Baca Juga : Sukri Botutihe akan Bentuk Tim Pengawas Netralitas ASN di Pilkada Kabgor

Dirinya menjelaskna, ASN dituntut merespons perubahan dengan cepat, tidak pasif, dan harus mampu menganalisis setiap inovasi yang muncul agar sejalan dengan perkembangan zaman.

“Pola pikir adaptif harus dibentuk agar ASN siap menghadapi tantangan modern,” tegasnya.

Baca Juga :  Festival Pesona Danau Limboto: Mengangkat Kekayaan Budaya dan Alam Gorontalo

Sementara itu, Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM), Jufri Damima, menjelaskan, rakor ini bertujuan untuk memetakan kebutuhan kompetensi ASN di Kabupaten Gorontalo.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin memastikan bahwa pengembangan kompetensi ASN dapat diarahkan dengan tepat, baik melalui pelatihan teknis maupun pendidikan formal,” kata Jufri.

Baca Juga : Prosesi Adat Mopotilolo Sambut Sukri Botutihe di Kabgor

Baca Juga :  BPS sebut Inflasi Kabupaten Gorontalo 5,92%, Harga Beras dan Barito Tetap Tinggi

Melalui kegiatan ini, kata dia, diharapkan ASN Kabupaten Gorontalo dapat mengembangkan keterampilan yang relevan dan meningkatkan profesionalisme dalam menjalankan tugas-tugas pemerintahan.

Seperti diketahui, rakor ini juga dirangkaikan dengan sosialisasi program studi dari Universitas Gorontalo (UG).

Hal ini bertujuan untuk memberikan pilihan pendidikan formal bagi ASN yang ingin meningkatkan kualifikasi akademik mereka.(*)