Mencegah Pelanggaran Pemilu, Bawaslu Provinsi Gorontalo Ajak Pemuda dan Organisasi Berperan Aktif

KOMPARASI.ID –  Anggota Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Provinsi Gorontalo, Lismawy Ibrahim, mengajak seluruh elemen masyarakat, termasuk media dan organisasi, untuk aktif dalam kampanye pencegahan pelanggaran selama penyelenggaraan pemilu.

Menurut Lismawy, pencegahan merupakan prioritas dibandingkan penindakan, sebuah langkah strategis untuk meminimalkan risiko pelanggaran sekaligus mencegah konflik antara penyelenggara dan peserta pemilu.

Baca Juga :  KPU Kabupaten Gorontalo Gencar Sosialisasi Pilkada 2024 ke Daerah Pesisir

Pernyataan tersebut disampaikan Lismawy saat menjadi pembicara dalam acara Pendidikan Politik yang diselenggarakan oleh Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Provinsi Gorontalo, Kamis (9/11/2023), di Aula Kecamatan Kota Tengah.

Acara ini dihadiri organisasi masyarakat dan pemilih pemula, dengan fokus membangun kesadaran akan pentingnya pengawasan pemilu.

Bawaslu Gorontalo berkomitmen mendorong semangat pengawasan di kalangan organisasi kepemudaan.

Baca Juga :  Netralitas ASN dalam Pilkada Fokus Utama Bawaslu Gorontalo

“Harapannya, semua segmen masyarakat, terutama organisasi kepemudaan, tidak hanya melihat pemilu sebagai saat pemungutan suara, tetapi juga turut serta dalam pengawasan di setiap tahapannya,” ujar Lismawy.

Untuk meningkatkan partisipasi aktif, Bawaslu secara rutin mengadakan sosialisasi dan edukasi. Upaya ini melibatkan berbagai pihak, mulai dari organisasi kepemudaan, organisasi masyarakat, institusi pendidikan tinggi, hingga jurnalis.

Baca Juga :  1.383 Surat Suara Rusak Dimusnahkan

Kolaborasi lintas sektor dianggap krusial demi mewujudkan pemilu yang jujur, adil, dan bebas dari pelanggaran.

Bawaslu Provinsi Gorontalo berharap dapat menciptakan pemilu yang berkualitas melalui keterlibatan seluruh elemen masyarakat, khususnya generasi muda, dalam memastikan setiap proses berjalan sesuai aturan.

Redaktur Komparasi.id