KOMPARASI.ID – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bone Bolango menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) penggunaan aplikasi Sistem Informasi Rekapitulasi (SIREKAP) bagi seluruh Panitia Pemungutan Suara (PPS) di wilayah tersebut.
Acara berlangsung di UTC Damhil, Kamis (17/10/2024).
Anggota Komisioner KPU Bone Bolango bidang Perencanaan, Data, dan Informasi, Adnan Berahim, menjelaskan bahwa pelatihan ini dilaksanakan selama tiga hari, mulai dari 16 hingga 18 Oktober 2024.
Bimtek ini membagi peserta ke dalam tiga gelombang. Langkah ini diambil agar materi yang disampaikan lebih efektif dan tepat sasaran.
“Pelaksanaan Bimtek SIREKAP ini berlangsung selama tiga hari, di mana peserta dibagi dalam tiga gelombang. Pembagian ini bertujuan agar pelatihan dapat berjalan lebih efisien dan efektif,” ujar Adnan.
Bimtek tersebut, lanjut Adnan, berfokus pada penggunaan aplikasi SIREKAP yang akan digunakan oleh PPS dan Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) dalam proses rekapitulasi hasil suara di tingkat desa dan kecamatan.
Ia juga menambahkan bahwa aplikasi SIREKAP telah digunakan oleh KPU Bone Bolango sebanyak tiga kali dalam proses rekapitulasi hasil suara, yakni pada Pilkada 2020, Pemilu 2024, dan Pilkada serentak 2024.
“Sejak Pilkada 2020, KPU Bone Bolango telah menggunakan aplikasi SIREKAP sebanyak tiga kali, termasuk pada Pemilu 2024 dan Pilkada serentak tahun ini,” ungkapnya.
Adnan menjelaskan bahwa SIREKAP yang digunakan pada Pilkada serentak 2024 telah mengalami peningkatan, baik dari segi fitur maupun kapasitasnya.
Salah satu fitur terbaru adalah kemampuan aplikasi untuk mengonversi hasil foto formulir C1 Plano menjadi data tulisan atau angka secara otomatis, sehingga memudahkan proses rekapitulasi.
“Pengembangan terbaru aplikasi ini memungkinkan hasil foto formulir C1 Plano dikonversi langsung menjadi teks atau angka, sehingga memudahkan PPS dalam melakukan rekapitulasi,” jelas Adnan.
Selain itu, Adnan menambahkan bahwa aplikasi SIREKAP dapat digunakan secara offline, terutama bagi PPS yang bertugas di daerah dengan koneksi internet terbatas.
Namun, KPU Bone Bolango tetap berupaya agar penggunaan aplikasi ini dapat dilakukan secara online.
Katanya, SIREKAP bisa dioperasikan secara offline, sehingga PPS di wilayah dengan koneksi internet yang lemah tetap bisa menggunakannya.
“Meski begitu, kami terus berusaha agar penggunaan secara online tetap memungkinkan,” pungkas Adnan.













