Banjir di Talumolo Tak Kunjung Surut, Warga Alami Gatal-Gatal dan Kutu Air

KOMPARASI.ID Banjir yang melanda Kelurahan Talumolo, Kota Gorontalo, sejak beberapa hari terakhir mulai berdampak pada kesehatan warga.

Banyak di antara mereka mengeluhkan gatal-gatal dan kutu air akibat terendam air bercampur lumpur dan limbah.

Genangan air masih bertahan di RT 01/RW 03, diperparah oleh buruknya sistem drainase yang membuat air sulit mengalir ke laut.

Baca Juga :  Zakaria Nilai Proses Pemilihan Koordinator BEM Provinsi Gorontalo Langgar Prosedur 

Seorang warga, Ibrahim Abdul (38), mengaku mulai mengalami gatal-gatal sejak banjir melanda pada Selasa (4/3).

“Saya dan keluarga mulai terkena penyakit kulit karena banjir tak kunjung surut,” ungkapnya, Sabtu (8/3).

Baca Juga :  Atasi 'Overcrowded' Lapas Gorontalo Pindahkan 15 Napi ke Boalemo dan Pohuwato

Ia berharap pemerintah segera turun tangan, baik dalam menangani banjir maupun memberikan bantuan kesehatan bagi warga terdampak.

Banjir ini dipicu hujan deras dalam beberapa hari terakhir yang meningkatkan debit air hingga meluap ke pemukiman.

Baca Juga :  Tumpah Ruah Gelombang Aksi Damai untuk Palestina di Bawah Menara Limboto

Tanpa sistem drainase yang memadai, warga hanya bisa menunggu air surut secara alami. Hingga kini, mereka masih menanti respons dari pihak berwenang.