Banjir di Gorontalo Sebabkan Penyakit Kulit, Puskesmas Berikan Penanganan

KOMPARASI.ID Banjir yang melanda Kelurahan Talumolo, Kota Gorontalo, akibat curah hujan tinggi dan sistem drainase yang buruk telah memicu penyakit kulit di kalangan warga.

Tim medis dari Puskesmas Dumbo Raya turun ke lokasi pada Minggu (9/3/2025) untuk memberikan bantuan medis.

Kondisi terparah terjadi di RT 03/RW 01, di mana air bercampur lumpur dan limbah rumah tangga masih menggenang, memperburuk penyebaran penyakit kulit.

Baca Juga :  Kepsek SDN 56 Siap Tempuh Jalur Hukum Raibnya Dana BOS di BSG

Beberapa warga mengalami gatal-gatal dan infeksi kulit akibat paparan air kotor yang berkepanjangan.

Novan Dunggio, seorang warga berusia 50 tahun, mengatakan bahwa ia bersama beberapa warga lain telah menerima obat dan salep untuk mengatasi gejala yang mereka alami.

“Banjir ini tak kunjung surut, membuat kami mengalami gatal-gatal dan kutu air. Beruntung, ada bantuan obat dari puskesmas,” ujar Novan.

Baca Juga :  BSG Gorontalo Kembalikan Rp 69 Juta Dana BOS SDN 56 Kota Timur yang Hilang

Kepala Puskesmas Dumbo Raya, Fadli Biki, memastikan tim medis telah mendatangi lokasi terdampak dan memberikan pengobatan gratis.

“Kami sudah turun ke RT 03/RW 01 untuk memberikan pengobatan kepada warga yang mengalami penyakit kulit akibat banjir,” kata Fadli.

Baca Juga :  BPS Provinsi Gorontalo dan Kantor OJK Sulutgomalut Gelar Pelatihan Petugas SNLIK 2024

Setidaknya 15 warga telah menerima perawatan medis dengan keluhan utama berupa gatal-gatal dan iritasi kulit.

Pihak puskesmas mengimbau warga yang masih mengalami gangguan kesehatan agar segera mengakses layanan medis secara gratis.

Langkah cepat ini diharapkan dapat menekan penyebaran penyakit kulit di wilayah terdampak banjir, sehingga warga dapat kembali beraktivitas dengan normal.