Save 20% off! Join our newsletter and get 20% off right away!

Stok Hewan Kurban Gorontalo Surplus Jelang Idul Adha, Peternak Dapat Angin Segar

KOMPARASI.ID Dinas Pertanian Provinsi Gorontalo memastikan ketersediaan hewan kurban menjelang Idul Adha 1446 H dalam kondisi aman, sehat, dan mencukupi kebutuhan daerah.

Bahkan, Provinsi Gorontalo disebut mengalami surplus yang memungkinkan pengiriman hewan kurban ke luar daerah.

“Kami sudah konsolidasikan dengan dinas pertanian kabupaten/kota untuk memastikan kesehatan dan kelayakan hewan kurban,” kata Kepala Dinas Pertanian, Muljady Mario, saat dihubungi Senin (19/05/2025).

Baca Juga :  Dikes Provinsi Imbau Masyarakat Tak Perlu Khawatir Berlebihan Soal Virus HMPV

Sebanyak 1.500 ekor hewan kurban dikirim ke Kalimantan, sementara kebutuhan lokal dinyatakan tercukupi.

Dinas Pertanian juga membentuk posko pemeriksaan kesehatan hewan di seluruh wilayah sebagai bagian dari pengawasan ante mortem dan post mortem.

“Kami buka layanan di seluruh kabupaten/kota. Masyarakat bisa mengecek hewan sebelum disembelih,” tambahnya.

Meski begitu, terdapat tantangan yang belum teratasi. Beberapa pemilik hewan enggan memeriksakan ternaknya.

Baca Juga :  Harga Tomat Meroket, Inflasi Provinsi Gorontalo Naik 0,1%

Padahal, regulasi mengharuskan pemeriksaan dan perizinan jika hewan kurban dibawa lintas daerah.

“Kami ingatkan, hewan yang dikirim ke luar daerah wajib diperiksa kesehatannya. Ini bukan sekadar formalitas, tapi untuk menjamin keamanan pangan,” tegas Muljady.

Mengenai potensi lonjakan harga hewan kurban, Muljady menyebut hal itu sebagai konsekuensi dari meningkatnya permintaan.

Baca Juga :  Hilirisasi Industri Ayam Gorontalo Bergantung pada Keberlanjutan Suplai Jagung

Ia menilai wajar jika peternak mendapat peluang lebih untuk memperoleh keuntungan.

“Jangan khawatir jika ada kenaikan harga. Justru ini kesempatan bagi peternak kita untuk menikmati hasil jerih payah mereka,” ujarnya.

Dinas Pertanian berharap momentum Idul Adha tidak hanya menjadi ibadah tahunan, tetapi juga mendorong pertumbuhan ekonomi peternak lokal dan memperkuat kesadaran masyarakat soal kesehatan hewan.