KOMPARASI.ID Polemik baliho saat peluncuran Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Desa Bongopini, Kecamatan Tilongkabila, akhirnya mendapat penjelasan resmi dari Pemerintah Kabupaten Bone Bolango.
Sekretaris Daerah Bone Bolango, Iwan Mustapa, menegaskan bahwa foto yang ditutup dalam baliho kegiatan tersebut bukanlah foto Wakil Bupati Bone Bolango sebagaimana isu yang berkembang di masyarakat.
Menurut Iwan, baliho awalnya menampilkan tiga tokoh, yakni Presiden RI Prabowo Subianto, Bupati Bone Bolango, dan Komandan Kodim (Dandim).
Namun, pihak Kodim meminta agar foto Dandim ditutup karena kostum yang digunakan dalam foto dinilai kurang tepat.
“Jadi yang ditutup itu bukan foto Pak Wakil Bupati seperti informasi yang beredar. Yang ditutup adalah foto Pak Dandim karena pihak Kodim menilai kostumnya kurang sesuai,” ujar Iwan saat diwawancarai di ruang kerjanya, Senin (18/5/2026).
Ia menjelaskan, panitia tidak sempat mencetak ulang baliho karena jadwal kegiatan berubah secara mendadak. Semula acara dijadwalkan pukul 13.00 Wita, namun kemudian dimajukan menjadi pukul 10.00 Wita.
“Karena waktu sangat terbatas, sementara jadwal kegiatan dipercepat, akhirnya solusi tercepat adalah menutup foto tersebut,” katanya.
Iwan juga membeberkan alasan mengapa baliho hanya memuat foto Bupati dan Dandim tanpa menyertakan Wakil Bupati.
Menurut dia, susunan foto disesuaikan dengan struktur tugas dalam percepatan pembentukan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih sebagaimana diatur dalam Keputusan Presiden Nomor 9 Tahun 2025.
Dalam ketentuan tersebut, Bupati bertindak sebagai Ketua Satuan Tugas Percepatan Pembentukan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih di daerah, sedangkan Sekretaris Daerah menjadi wakil ketua.
Sementara unsur TNI, termasuk Dandim, memiliki peran dalam operasional pembangunan gerai koperasi desa merah putih.
“Jadi penempatan foto dalam baliho itu menyesuaikan dengan keterlibatan dan tugas dalam kegiatan tersebut,” jelasnya.
Ia memastikan persoalan itu juga telah dikomunikasikan langsung dengan Wakil Bupati Bone Bolango dan telah dipahami dengan baik.
“Tadi saya juga sudah diundang Pak Wakil Bupati dan sudah saya jelaskan. Alhamdulillah beliau memahami persoalannya,” tutup Iwan.










Leave a Reply